oleh

Janji Nikahi Siswi SMP yang Sudah Dinodai, Buruh Sawit Ini Malah Kabur

KOTIM – Janji tinggalah janji. Modus akan menikahi anak di bawah umur di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng yang masih sekolah dibangku SMP, seorang buruh sawit tega mencabuli NN (12), sejak Juni 2019 hingga Januari 2020.

Korban termakan bujuk pelaku lantaran selalu dirayu untuk segera dinikahi. Setalah korban menuntut untuk segera dinikahi, justru pelaku ingkar janji dan menghilang. Tak terima dengan perbuatan pelaku, pihak keluarga korban langsung melapor ke polisi.

“Korban terus dirayu yang berhubungan pacar sejak Juli 2019. Awalnya korban sempat menolak, namun karena terus dibujuk terdakwa yang berjanji akan menikahinya, makanya korban luluh,” kata penasihat hukum terdakwa Bambang Nugroho di PN Sampit, Senin, (13/7/2020).

Terdakwa, AD (24) merupakan karyawan perkebunan kelapa sawit yang tinggal tidak jauh dari kediaman korban. Dari pengakuannya, perbuatan itu dilakukan sebanyak 7 kali.

 Pelecehan Seksual

Bambang menambahkan, perbuatan itu dilakukan sejak Juni 2019 hingga Januari 2020 di salah satu kebun sawit wilayah Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Tidak ada paksaaan dalam perbuatan itu menurut terdakwa. Termasuk pengancaman tidak ada sama sekali,” ucap membela.

Kasus ini sampai dilaporkan, menurut Bambang karena awalnya terdakwa tidak ada niat untuk menikahi korban. Padahal keluarga korban sudah memberikan terdakwa kesempatan.

Sementara itu, terdakwa baru mengaku menyesal hingga akhirnya mengaku terus terang atas perbuatannya dan meminta agar tidak dihukum berat.

“Ya meski pacaran namun karena ini korban anak di bawah umur, mau tidak mau ya tetap diproses sama polisi, dan sekarang proses persidangan,” pungkasnya.

(wal)

Sumber : okezone.com