oleh

Rugi Rp358 Miliar, Matahari Tutup 6 Toko Besar yang Tak Menguntungkan

JAKARTA – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami rugi bersih sebesar Rp358 miliar pada semester I-2020. Hal ini merupakan dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Namun, di tengah tantangan Covid-19, Matahari telah menutup 6 gerai. Hal ini dikarenakan kinerja yang kurang baik dan dengan mempertimbangkan akhir masa sewa atau peluang real estat yang lebih menarik.

banner 300x250

 Baca juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona

“Di masa lalu, kami telah menutup gerai-gerai dengan kinerja kurang baik, dengan mempertimbangkan akhir masa sewa atau peluang real estat yang menarik. Namun, mengingat terjadinya pandemi COVID-19 serta upaya kami untuk merestrukturisasi bisnis, kami memutuskan untuk mempercepat penutupan gerai yang berkinerja kurang baik,” ujar CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O’Connor dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Dirinya mengatakan, sampai saat ini telah menutup enam gerai dengan format besar di 2020. Namun, kabar baiknya perseroan membuka gerai baru pada saat yang sama.

 Baca juga: Kisah MatahariMall.com, E-Commerce Harus Punya Konsep agar Tak Tutup

“Kami membuka satu gerai baru di Palembang pada Mei 2020, dan dua gerai baru di kota Depok dan Tangerang pada Juli 2020,” ujarnya.

Meskipun menghadapi tantangan Covid-19, Matahari memutuskan untuk meneruskan rencana pembukaan sejumlah gerainya yang sebelumnya tertunda, dan membuka tiga toko baru dengan luas masing-masing sekitar 6.000-7.000 meter persegi. Ketiga gerai baru ini telah menunjukkan kinerja penjualan yang menjanjikan selama awal perdagangannya.

“Penambahan ini menjadikan jumlah gerai format besar kami menjadi 154 pada hari ini, dan kami bermaksud mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan,” ujarnya.

(rhs)

Sumber : okezone.com