Hardianto: Walau Harus Rapat Semalam-malam Hari, InsyaAllah APBD-P Bisa Disahkan

Pekanbaru, Riau68 Dilihat
banner 468x60

PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto meyakini proses pengesahan APBD Perubahan bisa disahkan sebelum tanggal 30 September 2020, meskipun dia hanya tinggal seorang diri di jajaran Pimpinan DPRD Riau.

“Alhamdulillah sekarang masih ‘on the track’, sesuai dengan jadwal Banmus, mudah-mudahan dinimaka pembahasan tidak terlalu berat, sehingga bisa kita paripurnakan sebelum batas waktu yang ditentukan,” kata Sekretaris DPD Gerindra Riau ini, Selasa (29/9/2020).

Walaupun, diakui Hardianto, dia dan anggota DPRD Riau lainnya harus begadang sampai tengah malam, untuk memilih dan memilah rencana anggaran yang diajukan oleh Pemprov Riau.

“Walaupun semalam-malam hari kita membahasnya, kita Istiqomah ini tanggal 30 September 2020 bisa disahkan,” tambahnya.

Terkait aturan yang menyebut APBD P harus disahkan oleh minimal dua orang pimpinan, Hardianto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkirim surat kepada Kemendagri terkait kondisi Pimpinan DPRD Riau yang hanya tinggal satu.

“Kita sedang menunggu surat balasan dari Kemendagri. Dalam konteks tanggungjawab secara kelembagaan, yang penting itu dua hal, paripurna wajib di pimpin Pimpinan DPRD Riau dan anggota yang ikut rapat harus kuorum, kemudian pengambilan keputusan tetap 2/3, sama saja dengan paripurna yang lain,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Riau, Muflihun juga mengaku optimis Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau bisa menuntaskan APBD Perubahan.

Uun mengapresiasi Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto yang berusaha keras dalam memimpin rapat meski dia hanya tinggal seorang diri, pasca tiga pimpinan lainnya ‘pulang kampung’ untuk maju di Pilkada.

“Kita apresiasi Pak Hardianto yang senantiasa menjalankan tugas kelembagaan, terutama dalam memimpin rapat, meskipun kita tahu beliau juga punya agenda-agenda lain yang mesti dia ikuti,” tambahnya.

Untuk diketahui, APBD Perubahan sudah berjalan sesuai dengan tahapannya, meskipun ada komisi yang sempat melaksanakan rapat secara virtual untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

banner 970x250