PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di empat kecamatan sejak Sabtu (3/10/2030) lalu. Namun, pelanggar protokol kesehatan terhitung masih tinggi.
Pelanggaran protokol kesehatan yang dimaksud, diantaranya masih tidak mengenakan masker dan masih berkerumun di keramaian. Dimana dampaknya, angka penularan Covid-19 belum dapat menurun atau dihentikan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, tak sampai seminggu saja, pelanggar protokol kesehatan sudah terjaring mencapai 500 orang. Hal ini menyebabkan adanya kemungkinan wilayah PSBM akan kembali diperluas.
“Kemungkinan diperluas dan diperpanjang itu ada, tapi harus ada evaluasi dulu. Nanti kita evaluasi antara 2 sampai 3 hari menjelang PSBM berakhir,” ujarnya, Kamis (8/10/2020).
Ia menjelaskan, dalam evaluasi akan dilihat bagaimana peningkatan atau penurunan kasus Covid-19. Jikapun menurun, pihaknya akan tetap melakukan pembatasan agar penurunan kasus Covid-19 tetap terjaga.




