oleh

Cai Changpan Tewas Gantung Diri, Bagaimana Nasib Dua Sipir yang Jadi Tersangka?

JAKARTA – Terpidana hukuman mati kasus narkoba asal China, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan, ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di sebuah gudang pembakaran ban daerah Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 Oktober 2020. Cai Changpan merupakan buronan polisi yang kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada 18 September 2020.

Dua sipir Lapas Kelas I Tangerang berinisial S dan S diduga kuat ikut membantu pelarian Cai Changpan. Polisi sedang mengusut siapa saja orang yang terlibat dalam pelarian terpidana mati kasus narkoba ini. Saat ini, baru dua petugas Lapas Tangerang yang diduga ikut membantu pelarian Cai Changpan.

banner 300x250

Lantas, bagaimana kelanjutan kasus pelarian ini setelah Cai Changpan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa? Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Rika Aprianti menyerahkan seluruh proses hukum terkait pelarian Cai Changpan ke pihak kepolisian.

“Semuanya sudah dalam penyelidikan-penyelidikan kepolisian. Kita tunggu perkembangan dari kepolisian, bagaimana dua orang yang sudah jadi tersangka,” kata Rika saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan tim gabungan telah melakukan gelar perkara awal dan telah meningkatkan kasus pelarian Cai Changpan ke tingkat penyidikan. Diduga, ada dua sipir yang ikut membantu pelarian Cai Changpan.

Polisi pun menetapkan dua sipir Lapas Kelas I Tangerang inisial S dan S sebagai tersangka. “Kita naikkan statusnya dari saksi sebagai tersangka,” kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa, 6 Oktober 2020.

Yusri mengatakan, keduanya terbukti membantu Chai melarikan diri dengan membantu membelikan mesin pompa air untuk penggalian lubang pelarian pelaku. “Fakta yang kita temukan yang bersangkutan ada indikasi kelalaian membantu tersangka atau Chai Cangpan ini melarikan diri,” ujarnya.

(kha)

Sumber : okezone.com