oleh

Di Akhir Masa Kampanye, Golkar Riau Optimis Menang 7 Pilkada, Sosok Syamsuar Diyakini Jadi Pendongkrak Suara

PEKANBARU – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Golkar Riau, Zulfan Heri optimis Partai Golkar bisa mencapai target kemenangan 60 persen, sesuai dengan yang diberikan oleh DPP Golkar di Pilkada Serentak 2020.

banner 300x250

Kepada GoRiau.com, Zulfan mengaku saat ini proses pemenangan Paslon dari Golkar masih on the track, dimana hasil survey, monitoring di lapangan, kampanye dialogis, dan instrumen lainnya cukup memuaskan.

“Kita masih di plan A, dari 9 daerah itu kita harap semua menang, tapi kalau dalam hitungan politik, ada 7 kabupaten kota yang akan menang. Insya Allah, tak meleset nanti hasilnya,” kata Zulfan, Minggu (29/11/2020).

Disinggung apa saja daerah yang dimaksudnya tersebut, Zulfan enggan membuka karena itu informasi untuk konsumsi internal Golkar saja. Tapi yang jelas, pihaknya akan merapatkan barisan dalam beberapa hari kedepan.

Pasalnya, kurang dari dua minggu, masyarakat akan menentukan pilihannya. Hal ini membuat perkembangan politik menjadi sangat dinamis dan tensi politik semakin meningkat.

Di akhir masa kampanye ini, sambung Zulfan, pihaknya mengincar swing voter yang belum menentukan pilihannya. Dimana, menurutnya angka swing voter mencapai 40 persen. Tentu ini akan menjadi penentu nantinya.

“Swing coter itu ada di angka 40 persen, itu yang mau kita ambil. Kalau dari segi Paslon, kita masih bagus, karena grafiknya kan harus naik terus, jangan stagnan apalagi menurun,” terangnya.

Lebih jauh, Zulfan meyakini, kehadiran Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar yang juga Gubernur Riau memberikan dampak besar terhadap proses pemenangan calon dari Golkar, ditambah dengan gencarnya tim media dari Paslon.

“Dengan adanya tim media, nanti pidato Pak Syam akan dibagikan oleh tim koalisi dan relawan, ini yang akan mendongkrak elektabilitas Paslon. Misalnya, kemarin di Pelalawan, ada masyarakat bertanya soal nasib jalan ke Bono. Disana, Pak Syam menyatakan akan membereskan jalan itu di tahun 2021 nanti, itu dampaknya sangat besar sekali,” pungkasnya.