Masalah Sampah, Sekda Pekanbaru Minta Masyarakat Turut Disiplin

banner 468x60

PEKANBARU – Masalah penumpukan sampah di berbagai titik di Kota Pekanbaru saat ini menjadi perhatian masyarakat. Betapa tidak, selain menganggu pemandangan, aroma dari sampah yang berbau busuk ini juga mengganggu indra penciuman warga atau pengendara di jalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil menanggapi bahwa masalah sampah ini perlu keterlibatan semua pihak. Ia berharap masyarakat juga disiplin dan peduli dengan kebersihan.

banner 400x400

“Tidak bisa dari pemerintah saja, masyarakat harus disiplin juga,” ujar Jamil, Selasa (5/1/2021).

Ia juga menegaskan kepada camat dan perangkat kecamatan agar peduli lingkungan, terutama kebersihan di wilayahnya. Ia ingin pihak kecamatan memiliki kontribusi nyata untuk kebersihan sampah tersebut dilingkungannya masing-masing.

“Saya kurang suka camat hanya foto saja ada tumpukan sampah. Saya intruksikan juga pihak Kecamatan bantu DLHK untuk beralsihkan tumpukan sampah hingga pemenang lelang angkutan sampah ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLHK Kota Pekanbaru Agus Pramono menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat putusnya kontrak dengan pihak ketiga pertanggal 31 Desember 2020 lalu. Sedangkan pemenang lelang untuk kontrak selanjutnya belum diputuskan.

Oleh karena itu, sampai saat ini perusahaan pihak ketiga tidak lagi mengangkut sampah dari lingkungan warga ke TPA Muara Fajar. Pengangkutan sampah dilakukan oleh DLHK Kota Pekanbaru hingga pemenang diputuskan.

“Tetapi jumlah armada kita terbatas sehingga banyak yang tidak terangkut. Kita sudah minta koordinasi dari forum RTRW juga agar bekerjasama mengangkat sampah dilingkungan nya ke TPA langsung,” pungkasnya.

banner 970x250