PEKANBARU – Mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), mulai tanggal 10 Maret 2021, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) akan dilakukan di Riau. Pesawat penebar garam juga akan tiba hari ini di Lanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru.
Hal itu disampaikan oleh Danlanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru, Marsma TNI Andi Kustoro, saat dikonfirmasi GoRiau.com, Sealasa (9/3/2021) siang.
“TMC direncanakan darinBNPB mulai tanggal 10 Maret 2021. Pesawat Cassa 212 TNI AU hari ini baru akan tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru,” ujar Jendral berbintang satu dipundaknya itu.
Pesawat penebar garam yang akan tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru, berjenis Cassa C-212/A-2103, dengan pilot bernama Kapten Gestha, akan landing di Lanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru sekitar pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya kata Andi, untuk melancarkan pelaksanaan TMC, ada sebanyak 60 personel Lanud Roesmin Nurjadin Pakanbaru yang disiagakan.
“Personel Lanud RSN yang terlibat berjumlah 60 orang. Berkaitan dengan Karhutla ini, posko ada di Lanud RSN,” tutupnya.
Hingga saat ini sudah tersedia 10 ton garam, untuk ditebarkan di langit Riau, yang diharapkan dapat menghasilkan hujan, dan mencegah terjadinya Karhutla di musim kemarau saat ini.










