Peralihan Blok Rokan ke Pertamina, Karyawan Chevron Bisa ‘Ganti Baju’ dan Kran Tenaga Lokal Akan Dibuka Lebar

banner 468x60

PEKANBARU – Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan mengungkapkan bahwa PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) selaku pengelola Blok Rokan pada 9 Agustus 2021 nanti sudah berkomitmen untuk menampung semua karyawan Chevron.

Hal tersebut dia sampaikan usai menggelar rapat dengar pendapat dengan PHR, dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gedung DPRD Riau, Rabu (10/3/2021).

banner 400x400

“Jadi, berkaitan dengan peralihan Blok Rokan dari Chevron ke PHR ini, karyawan Chevron akan diberi dua pilihan, mau ‘ganti baju’ ke Pertamina atau mau pensiun saja, itu sudah kita sepakati dengan Pertamina,” kata pria yang biasa disapa Iwan Fatah ini, Kamis (11/3/2021).

Ditambahkannya, Komisi IV juga meminta supaya PHR bisa memprioritaskan putra putri terbaik dari Riau untuk bisa berkontribusi dalam proses produksi minyak di sumur minyak yang ada di Blok Rokan.

Menurut Politisi Golkar ini, Sumber Daya Manusia (SDM) Riau saat ini sudah cukup karena produksi minyak di Indonesia sudah berlangsung puluhan tahun, ditambah lagi ada kampus-kampus yang memang membuka studi perminyakan.

“Dan Pertamina sudah menyampaikan bahwa mereka akan membuka kran sebesar-besarnya untuk putra daerah, sesuai dengan kebutuhannya. Secara keilmuan, putra putri Riau sudah mumpuni, tinggal keyakinan dari Pertamina saja untuk mereka,” terangnya.

Terkait adanya 39 persen saham yang akan diperbisniskan oleh Pertamina, Iwan mengatakan Pertamina masih membuka peluang kepada seluruh pihak yang tertarik, tak terkecuali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“100 persen saham Blok Rokan itu milik pemerintah pusat melalui Pertamina sebesar 51 persen, 10 persennya untuk Pemerintah Daerah yang dikelola BUMD, nah 39 persen ini tidak menutup kemungkin bagi siapa saja yang sanggup melaksanakannya, tapi tentu ada persyaratan yang mesti disepakati dengan Pertamina,” tutupnya.

banner 970x250