
PEKANBARU – Sebelum akhiri hidup dengan cara gantung diri, Rozi (32), tinggalkan surat untuk kekasih yang berisi tentang cintanya yang diduakan.
Surat itu ditemukan tidak jauh dari posisi korban gantung diri didalam kamarnya. Secarik kertas itu bertuliskan ‘FIT Okie sayang samo kamu …maafkan Ojie Ndak bisa buek kou bahagia…Ojie mengakhiri hidup ko karena Ojie pun Ndak sanggup hidup tanpa kamu, cinta Ojie baok mati. Kau sanggup menduokan Aden sedangkan Aden berjuang untuk kau,”.
Rozi Ditemukan Tewas Gantung Diri Oleh Temannya
Seorang pria bernama Rozi (32), ditemukan tewas gantung diri di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Jenazah Rozi ditemukan oleh rekan korban yang bernama Hendrik, pada hari Rabu (24/3/2021) pagi, sekitar pukul 07.15 WIB. Hendrik awalnya datang ke rumah korban, karena sehari sebelum Rozi ditemukan tewas, ia sempat menelfon Hendrik untuk meminjam motor.
Atas telfon itu Hendrik mendatangi rumah korban. Namun, saat Hendrik sampai di rumah korban, pintu depan rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam dan luar dengan menggunakan gembok.
Setelah dipanggil-panggil dengan cara mengetuk pintu namun tidak ada jawaban. Selanjutnya Hendrik memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban. Benar saja, saat di intip dari jendela kamar korban, terlihat korban dalam posisi duduk, sudah tidak bernyawa dengan tali terikat di leher.
Tali yang terikat di leher korban, menggantung di konsen pintu kamar, serta ada kursi plastik berwarna merah dibelakang korban.
Insiden itu dibenarkan oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, saat dikonfirmasi GoRiau.com.
“Iya benar, saat ini sedang ditangani oleh Kanit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota,” ujarnya.
Diduga pria malang itu, nekat gantung diri karena diduakan oleh kekasihnya. Sebab di dalam kamar korban ditemukan surat berisi tentang kekasih korban yang mendua hati.










