DUMAI – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dumai, Samsul Bahri angkat bicara terkait namanya yang disebut-sebut sebagai Calon Wakil Wali Kota Dumai.
Kursi Wakil Wali Kota Dumai sendiri saat ini masih kosong usai Wakil Wali Kota Dumai, Amris, meninggal dunia pada akhir bulan April 2021 silam.
“Kita belum bicara itu, paling tidak kita tunggu 40 hari, masih terlalu dini membahas itu,” kata Samsul kepada GoRiau.com, Minggu (23/5/2021).
Samsul menambahkan, selaku Ketua DPC PPP Dumai, dia masih terus menjalin komunikasi dengan Wali Kota Dumai, Paisal dan juga partai koalisi, Nasdem. Namun pembahasan belum mengarah kepada calon.
“Komunikasi biasa pasti ada, tapi soal nama belum ada kita bahas. Tapi Insyaallah saya siap,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau, Afrizal Hidayat berharap persoalan di Kabupaten Kampar tidak terjadi di Dumai.
Persoalan tersebut adalah kekosongan Wakil Bupati Kampar yang tak kunjung diisi oleh partai koalisi Azis Zaenal-Catur. Dengan begitu, Catur Sugeng sampai hari ini masih menjadi ‘penguasa tunggal’ di Kampar.
“Ini momen bagus, koalisi partai cuma berdua. Jangan sampai kejadian Kampar berulang,” ujar Afrizal, Minggu (23/5/2021).
Kekosongan kursi di Dumai, menurut Afrizal, lebih sederhana ketimbang di Kampar. Pasalnya, koalisi pengusung Paisal – Amris hanya terdiri dari dua partai saja, yakni Nasdem dan PPP.
“Nasdem sudah diwakili oleh Walikota, jadi seharusnya wakilnya dari PPP. Wakil Walikota, almarhum pak Amris juga kemarin sudah menjadi anggota kita, sudah kita sematkan jaket partai dan KTA,” jelasnya.
Mengenai sosok yang akan diusulkan menjadi Wakil Walikota pengganti Amris, Afrizal mendorong Ketua DPC PPP Dumai, Samsul Bahri. Karena dia melihat perjuangan Samsul sejak awal pencalonan Paisal-Amris.










