Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Riau Dinilai Tidak Efektif

banner 468x60

PEKANBARU – Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Provinsi Riau, dr Indra Yovie menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Riau kurang efektif.

Menurut Yovie, jika saja masyarakat mematuhi aturan PPKM Mikro, sebenarnya bukan hal yang mustahil untuk menurunkan tingkat penularan kasus Covid-19 di Riau. Namun, sayangnya praktik pelaksanaan PPKM Mikro di lapangan tidak berjalan dengan semestinya.

banner 400x400

“Apa dasarnya ketidakberhasilan, lihat saja angkanya. Angka penambahan kasus baru Covid-19 naik terus, dari situ saja kita sudah melihat bahwa PPKM di Riau tidak berjalan dengan semestinya. Kalau kita baca betul aturannya, bagus. Kalau saja aturan PPKM itu dijalankan dengan baik, Insya Allah, angka kasus Covid-19 turun itu. Cuman masalahnya aturan kan tinggal aturan, itu kita lihat di lapangan ya sama aja, nggak ada bedanya,” kata Yovie di Posko Penanganan Covid-19 di Riau, Kamis (27/5/2021).

Untuk itu, kata Yovie, tim satgas mulai berfikir untuk mengusulkan pembatasan sosial skala besar (PSBB). ke pemerintah pusat.

“Sepertinya pembatasan skala mikro tidak efektif di Riau. Sehingga dipikirkan PSBB. Kemarin, kami juga sudah bertemu dengan pak gubernur, kontak telepon dengan pak Danrem (membicarakan usulan PSBB, red). Kemungkinan, PSBB dengan skala yang lebih besar itu akan diterapkan di Riau. Kami mengusulkan, akan tetapi itu keputusannya nanti di pemerintah provinsi dan pusat,” jelasnya.

banner 970x250