Pemkab Meranti Dorong Peningkatan Ekonomi Petani di Tengah Pandemi Covid-19

banner 468x60

SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti, Haji Muhammad Adil SH, memimpin rapat koordinasi (rakor) peningkatan produksi pertanian khususnya beras dan percepatan perbaikan tanggul diarea persawahan Kabupaten Meranti.

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat itu diikuti Asisten II Setdakab Meranti, Drs H Asroruddin, Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Drh Sri Novriani.

banner 400x400

Rakor diikuti oleh camat, kepala desa, Ketua Gapoktan dan PPL yang memiliki wilayah persawahan se-Kabupaten Meranti, kegiatan digelar di Aula Kantor Bupati, Senin (5/7/2021).

Sebagaimana diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Kabupaten Meranti perlu memberdayakan seluruh potensi yang ada untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah, salah satu fokus bupati adalah pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi sumber pendapatan terbesar masyarakat pedesaan di Kepulauan Meranti.

Dari data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Meranti, Kabupaten termuda di Riau ini memiliki area persawahan yang cukup luas yakni 4389 hektare. Dari jumlah itu lahan yang bisa ditanami sebanyak 2900 hektare lebih, dan sisanya tidak bisa ditanami karena terendam air laut akibat jebolnya tanggul.

Untuk menuntaskannya perlu dilakukan perbaikan tanggul sepanjang 125 KM yang tersebar diarea persawahan yang ada di Kabupaten Meranti.

Bupati Adil menegaskan tidak ingin masalah ini terus terjadi untuk itu perlu dilakukan penanganan cepat dalam rangka meningkatkan hasil produksi pertanian dan peningkatan ekonomi petani di Kepulauan Meranti. Jika ekonomi desa kuat, ekonomi kecamatan kuat maka akan berdampak pada kuatnya ekonomi di kabupaten.

Menurut Bupati Adil untuk melakukan perbaikan tanggul persawahan ini perlu kerjasama dari Kades dan pihak Kecamatan untuk mendukung operasional 10 unit Ekscavator pembuat tanggul. Dimana peran pihak desa dan kecamatan cukup menyediakan bahan bakar dari alat berat agar dapat beroperasi.

Untuk tahap awal Ekscavator akan dioperasikan untuk penanganan tanggul yang ada di wilayah persawahan 2 Kecamatan yakni Rangsang Barat dan Kecamatan Rangsang Pesisir.

Agar perbaikan tanggul optimal Bupati Adil mengintruksikan selama perbaikan harus didampingi oleh kades dan Gapoktan setempat.

Dengan tuntasnya perbaikan tanggul ini Bupati Adil berharap semua area persawahan yang ada di Meranti dapat ditanami padi, dengan begitu dapat meningkatkan produksi pertanian sekaligus ekonomi petani.

Lebih jauh dikatakan Bupati Adil, untuk meningkatkan produksi pertanian tidak cukup hanya dengan melakukan perbaikan tanggul dan penggunaan bibit padi yang baik, tapi harus juga diikuti dengan penggunaan pupuk yang baik pula.

Sejauh ini Pemkab Meranti telah melakukan study penggunaan pupuk yang diklaim dapat meningkatkan hasil produksi pertanian berkali lipat. Pupuk ini bernama Ekstragen Organik. Dimana dengan penggunaan pupuk itu untuk 1 hektare lahan persawahan dapat menghasilkan produksi sebanyak 5 Ton beras.

Dan kedepan Pemkab Meranti berencana akan mensubsidi pemberian pupuk Ekstragen Organik ini kepada seluruh petani padi yang ada di Kepulauan Meranti.

banner 970x250