Warga Pekanbaru Menyerah dengan PPKM, Achmad: Pemerintah Jangan Beternak Masalah

banner 468x60

PEKANBARU – Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad, mengingatkan pemerintah terhadap dampak dari perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menimbulkan reaksi di masyarakat bawah.

Hal tersebut dia sampaikan pasca pengibaran bendera putih oleh para pedagang di Pekanbaru. Menurutnya, kebijakan PPKM terbukti menyengsarakan masyarakat dan menciptakan masalah.

banner 400x400

“Kebijakan pemerintah itu harusnya memberi solusi, kalau begini kan jadinya pemerintah beternak masalah. Pemerintah prinsipnya mencari solusi. Jangan menambah masalah. Masalah masyarakat itu sudah sangat banyak,” kata Mantan Bupati Rokan Hulu dua periode ini, Selasa (10/8/2021).

Kebijakan PPKM, ujar Achmad, yang sudah berjalan dua tahapan ini sudah memberikan dampak sosial ekonomi yang luar biasa untuk masyarakat. Apalagi masyarakat yang bergantung hidup dari sektor informal.

“Kita lihat yang jual gorengan, jual sate, dan lainnya, mereka itu kan berdagang bukan dari pagi sampai malam. Mereka buka jam 4 sore, jam 8 sudah tutup, begini potret ekonomi hari ini,” terangnya.

Politisi Demokrat ini juga mempertanyakan manfaat dari penyekatan jalan saat ini, karena penyekatan ini pada kenyataannya malah menciptakan kerumunan dan kerumunan berpotensi menularkan virus Corona.

Sayangnya, penyekatan yang dilakukan tidak jelas evaluasinya, dan masyarakat akhirnya dibuat stres. Karena, mereka harus berputar-putar mencari jalan tikus, belum lagi ongkos minyak yang bertambah.

“Karena disekat, waktu perjalanan jadi lama dan semakin jauh, biasanya cukup satu liter mungkin bisa tiga liter. Belum lagi stres mikirkan anak bini di rumah. Saya sudah sampaikan ini ke Kapolda, supaya jangan sampai terjadi konflik,” terangnya.

Kalaupun ditutup, Achmad menyarankan cukup di malam hari saja, dan dia mendukung jika aparat membubarkan anak-anak muda yang sedang nongkrong. Bukan malah dilakukan siang hari yang menyulitkan masyarakat.

“Pemerintah harus melakukan analisa dari hulu ke hilir, ini kan sekarang hanya hulunya saja, pikirkan saja kelancaran lalu lintas, potensi kerumunan. Siang hari itu orang mencari hidup. Jadi jangan kehidupan masyarakat dipersulit dengan kebijakan yang tidak efektif ini,” tutupnya.

Sebelumnya, ratusan pedagang di Sukaramai Trade Center (STC) yang berada di Jalan Sudirman Pekanbaru, Riau, mengibarkan bendera putih dan membentangkan spanduk protes PPKM level 4 di Kota Pekanbaru.

Pantauan GoRiau di STC Sudirman Pekanbaru, pada hari Selasa (10/8/2021), tampak ratusan pedagang membentangkan spanduk protes terkait kebijakan PPKM level 4, dan memasang bendera putih di lobby STC Sudirman Pekanbaru.

Salah satu spanduk protes yang dibentangkan oleh pedagang bertuliskan ‘PPKM (Pelan Pelan Kami Mati)’.

Para pedagang itu juga berteriak menyampaikan nasib, jualannya tidak laku lantaran Jalan Sudirman Pekanbaru disekat, sehingga tidak ada pembeli yang datang.

banner 970x250