Sekdaprov Riau Ungkap Strategi Atasi Karhutla di UNRI

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengklaim mulai menemukan pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang efektif dan berkelanjutan melalui pengelolaan ekosistem gambut secara terpadu.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya panjang pemerintah bersama berbagai pihak dalam mengendalikan karhutla sekaligus memulihkan kawasan gambut.

banner 400x400

Hal itu disampaikan Syahrial saat menghadiri International Conference on Peatland Research & Innovation 2026 di Integrated Classroom Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026).

“Hari ini, Provinsi Riau kita alhamdulillah sudah menemukan format-format terbaiknya dan Riau menjadi salah satu provinsi yang mulai berhasil di dalam pengelolaan itu. Meskipun kita punya perjalanan panjang,” ujar Syahrial Abdi.

Menurutnya, penanganan karhutla di Riau terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pemadaman kebakaran, tetapi juga diarahkan pada pencegahan melalui pemulihan ekosistem dan pengelolaan tata air gambut.

Berdasarkan data Pemprov Riau, program restorasi gambut sepanjang 2016 hingga 2024 telah mencakup kawasan seluas 451 ribu hektare.

Dalam mendukung pemulihan tersebut, pemerintah juga telah membangun 2.077 unit sekat kanal dan 1.125 unit sumur bor di sejumlah kawasan gambut.

Keberadaan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air dan kelembapan lahan gambut, terutama ketika memasuki musim kemarau yang rawan memicu kebakaran.

Selain pembangunan infrastruktur, upaya pemulihan lingkungan dilakukan melalui revegetasi atau penanaman kembali vegetasi pada lahan seluas sekitar 390 hektare.

Pemerintah juga telah menyalurkan 291 paket program revitalisasi ekonomi kepada masyarakat di sekitar kawasan gambut.

Program tersebut menjadi bagian dari pendekatan pengelolaan gambut yang menggabungkan pemulihan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan ekosistem gambut sekaligus menjaga tata air kawasan agar tetap berfungsi dengan baik,” ujar Syahrial.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemprov Riau berupaya memperkuat sistem pencegahan karhutla secara berkelanjutan, sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan gambut yang memiliki peran penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

banner 970x250