PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatat sejak Januari hingga September 2021, Kota Pekanbaru telah menerima investasi sebesar Rp3,9 triliun dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, F Rudi Misdian, Selasa (2/11/2021). Ia merincikan, besaran investasi dari PMDN tercatat senilai Rp2,146 triliun dan PMA sebesar Rp1,756 triliun.
Rudi menjelaskan, dengan capaian investasi Rp3,9 triliun ini, pihaknya optimis Pekanbaru dapat mencapai target yang sudah ditetapkan bagi Kota Pekanbaru. Pada tahun 2021 ini, total investasi yang ditargetkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI dan Pemerintah Provinsi Riau untuk Kota Pekanbaru sebesar Rp4,5 triliun.
“Realisasi sudah Rp3,9 triliun, kita optimis target Rp4,5 triliun yang ditetapkan bisa tercapai hingga akhir Desember mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, ia juga menerangkan bahwa ada 1.577 proyek PMDN dan 96 proyek PMA dari nilai Rp3,9 triliun investasi yang masuk tersebut. Proyek-proyek ini sudah menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
“Dari 1.673 proyek PMDN dan PMA ini, itu sudah menyerap sebanyak 4.282 tenaga kerja. Yang mana 4.281 orang merupakan tenaga kerja lokal atau TKI (tenaga kerja Indonesia) dan 1 orang TKA (tenaga kerja asing),” pungkasnya.










