Dua Tahun Prabowo Memimpin, Ini Realisasi Program Pembangunan Nasional

banner 468x60

Inforiau.ID, JAKARTA – Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (20/10/2026), Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan sejumlah capaian program prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga investasi dan hilirisasi industri.

Melalui keterangan tertulis, Teddy memaparkan hasil pelaksanaan berbagai program strategis Kabinet Merah Putih yang diklaim telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

banner 400x400

Dalam cuplikan laporan kinerja pemerintah, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan negara secara bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik semua kekayaan kita, kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita,” ujar Prabowo.

Di sektor ketahanan pangan, pemerintah melaporkan swasembada delapan komoditas utama dengan cadangan pangan nasional mencapai 5,2 juta ton. Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut telah menjangkau 62 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Pada sektor pendidikan, pemerintah mencatat renovasi 30 ribu sekolah dan penyaluran 288.180 layar interaktif untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

Selain itu, sebanyak 265 Sekolah Rakyat dilaporkan telah didirikan dan berhasil mengembalikan 43 ribu anak jalanan ke bangku pendidikan. Pemerintah juga menyebut telah meningkatkan insentif guru honorer sebesar 30 persen.

Di bidang kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tercatat telah memberikan 108 juta layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat, disertai pembangunan 22 rumah sakit baru untuk memperluas akses pelayanan medis.

Sementara pada sektor perumahan dan infrastruktur dasar, pemerintah melaporkan pembenahan 400 ribu unit rumah warga, pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, serta penyediaan 3.000 titik sumur bor untuk meningkatkan akses air bersih.

Capaian lainnya datang dari sektor investasi. Pemerintah mencatat realisasi investasi sebesar Rp3.923 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.485.944 orang.

Di sektor hilirisasi industri, pemerintah juga telah memulai peletakan batu pertama 26 proyek strategis, termasuk fasilitas produksi baterai kendaraan listrik yang disebut sebagai salah satu terbesar di Asia Tenggara.

Dalam penataan ekonomi dan aset negara, pemerintah melaporkan penyelamatan aset senilai Rp54,8 triliun serta pelunasan utang obligasi terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp218,3 triliun.

Selain itu, pemerintah mengklaim penutupan 290 BUMN mampu menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp50 triliun setiap tahun.

Meski berbagai capaian telah dilaporkan, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mewujudkan target pembangunan nasional.

“Cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat apa yang kita sudah capai,” ujar Prabowo.

Teddy menegaskan, capaian selama dua tahun pertama pemerintahan menjadi landasan untuk melanjutkan program prioritas nasional sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.

Pemerintah pun berkomitmen menjaga kesinambungan pembangunan dan memperkuat pelaksanaan program strategis demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

banner 970x250