Paket Mencurigakan di Bandara SSK II Pekanbaru, 16 Liquid Diduga Narkoba Disita

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Upaya pengiriman paket mencurigakan yang diduga mengandung narkotika melalui jalur udara berhasil digagalkan di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Ahad (18/10/2026).

Paket tersebut berisi 16 liquid merek Mafia/Yakuza XL yang diduga mengandung Etomidate. Untuk mengelabui pemeriksaan petugas, barang itu disembunyikan di dalam dua tumbler atau botol minum berkapasitas 500 mililiter.

banner 400x400

Pengungkapan tersebut dilakukan prajurit Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II Pekanbaru.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, melalui Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Roesmin Nurjadin menjelaskan, masing-masing tumbler berisi delapan liquid yang dikemas sedemikian rupa untuk menyamarkan isi paket.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, paket mencurigakan itu rencananya dikirim melalui jasa ekspedisi dari Pekanbaru menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dari bandara tersebut, paket selanjutnya dijadwalkan diterbangkan menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Namun, rencana pengiriman itu berhasil digagalkan setelah petugas menemukan barang yang diduga mengandung zat terlarang tersebut.

Dansatpom menyampaikan, seluruh barang bukti akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kandungan cairan sekaligus menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengiriman paket mencurigakan itu.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Provinsi Riau yang terbebas dari peredaran gelap narkotika. Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang baik antara Lanud Roesmin Nurjadin, pihak bandara, Avsec, kepolisian, BNN, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya,” papar Dansatpom.

Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pengiriman barang melalui terminal kargo bandara, terutama untuk mencegah penyalahgunaan jalur transportasi udara sebagai sarana peredaran narkotika.

Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak bandara, aparat penegak hukum, dan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan serta mencegah masuk dan keluarnya barang terlarang melalui jalur udara di Provinsi Riau.

banner 970x250