Data Penerima Tumpang Tindih, Dinas Sosial Bengkalis Tunda Penyaluran Bantuan

banner 468x60

BENGKALIS – Karena masih ada tumpang tindih data, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis, Riau, bakal menunda penyaluran bantuan kepada warga terdampak Covid-19.

Tumpang tindihnya data tersebut ditemukan sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari pihak desa dan kelurahan.

banner 400x400

“Data yang ada pada kami saat ini penerima Terpadu Kesejahteraan Sosial (TKS) dari pusat, sedangkan data non-TKS belum kami dapatkan dan masih berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bengkalis,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Martini di Bengkalis, Jumat (17/4/2020).

Dikatakannya, dari data kementerian ada 10.355 jiwa penerima TKS di Kabupaten Bengkalis yang masih bermasalah dengan Nomor Induk Kependudukan dan belum bisa menerima bantuan tersebut.

“Untuk penerima bantuan penanggulangan kemiskinan memakai data terpadu dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan sudah masuk sebanyak 36.000 orang data penerima TKS atau 25,83 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Bengkalis,” kata Martini.

Selain itu, Dinas Sosial setempat juga akan melakukan pendataan ulang dan menyandingkan data yang ada pada Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis agar data penerima ini bisa tepat sasaran nantinya.

“Pihak perbankan yang akan bekerjasama dalam penyaluran nanti meminta NIK penerima harus ada untuk syarat membuka tabungan,” ucapnya.

Ditambahkannya, sebanyak 10.355 jiwa yang tidak memiliki NIK tersebut karena terdapat kesalahan, di antaranya ada kesalahan huruf pada nama atau angka, dan juga ada yang memiliki NIK ganda. (ant)

banner 970x250