Kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Siak di Kampung Sungai Tengah Sangat Berkesan Bagi Warga

banner 468x60

SIAK – Kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Siak H Azmi SE ke rumah Ponirah warga kampung Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, Kamis (31/4/2020) menjelang berbuka puasa membuat wanita 64 tahun itu kaget.

Meski awalnya tidak mengenali tamunya, tapi Ponirah tetap mempersilahkan tamu dengan berpakaian rapi itu masuk kedalam rumah. “Silahkan masuk bapak-bapak, ada apa datang ke rumah kami,” kata Ponirah, Lansia yang hanya tinggal bersama anaknya.

banner 400x400

Ketua DPRD Siak Azmi yang datang bersama Camat Sabak Auh, Tengku Mukhtasar, Kapolsek Sabak Auh Ipda Iswandi, Kepala Kampung Sungai Tengah Jupri, anggota TNI dan sejumlah jajaran pemerintahan kecamatan lainnya memperkenalkan diri.

“Alhamdulillah, saya merasa bersyukur kedatangan tamu yang luar biasa. Kami diberi beras, gula, ada ikan sarden juga. Kami senang dapat ini, bisa untuk kebutuhan kami 3 hari ke depan,” kata Ponirah yang tinggal di rumah panggung dengan anak perempuannya yang janda ditinggal suami meninggal dunia.

Ponirah merupakan warga miskin yang tinggal di kampung itu mengaku pernah mendapat bantuan dari Baznas. Selesai memberikan bantuan dan bertanya-tanya, Azmi dan rombongan berangkat ke rumah warga miskin lainnya di kampung itu.

“Terimakasih banyak Pak Dewan, tak menyangka kami bapak datang ke rumah kami yang buruk ini. Lihat-lihatlah kami kembali ya Pak dewan,” pesan Ponirah yang dianggukkan Azmi sebelum meninggalkan rumah Ponirah.

Sekitar 5 menit dari rumah Ponirah, Azmi dan rombongan mengetuk pintu rumah Br Tambunan. Di samping rumah Br Tambunan ada pula rumah papan yang ditinggali Kombang Dalimunte seorang diri.

“Ini warga kita pak dewan, yang memang keadaan mereka kurang mampu,” terang Jupri kepada Azmi.

Jupri mengatakan selain Ponirah, kedua warga tersebut juga layak dibantu. Terlebih Kombang, hidup melarat di rumah papan, dalam keadaan yang sakit-sakitan.

“Br Tambunan yang selalu membantu pak Kombang Dalimunte ini pak ketua. Mereka hidup damai di sini namun serba kekurangan,” kata Jupri meyakinkan.

Baik Br Tambunan maupun Dalimunte tampak senang dengan kedatangan ketua DPRD Siak Azmi dan camat Tengku Mukhtasar. Ia amat bersyukur mendapat bantuan paket sembako. Azmi juga tampak iba melihat kedua warga miskin bertetangga tersebut.

Warga ini biasanya hanya mengandalkan hidup pada berondolan sawit yang jatuh di batang. Hampir seriap hari Br Tambunan memanggul karung untuk mencari berondolan sawit. Sedangkan dia sendiri tidak punya kebun sawit selama tinggal di sana.

“Dulu Kombang juga mengutip berondolan sawit, tapi sekarang beliau sudah sakit-sakitan,” kata Br Tambunan.

Ia mengucapkan terimakasih kepada Azmi dan rombongan yang telah berkunjung. Bahkan ia mendoakan Azmi dan rombongan selalu mendapat rahmat dan diberikan kesehatan.

“Sembako yang ditinggalkannya besar artinya bagi kami. Dia berkunjung ke sini saja kami senang, ada pak dewan kita yang masih perhatian dengan orang yang semacam kami ini,” kata dia.

Azmi turun ke beberapa rumah warga miskin di kampung Sungai Tengah itu untuk mengecek sasaran bantuan pemerintah bagi warga miskin dan terdapak Covid 19. Ia menamakan kegiatannya sebagai monitoring data penerima bantuan Covid 19.

Rata-rata warga yang dikunjunginya masuk ke daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa.

“Kita sudah cek ke pak camat dan penghulu kampung, saat ini pihak kampung mengajukan ke camat dan data sedang divalidasi,” kata Azmi.

Menurut Azmi, anggota dewan harus melakukan monitoring ke Dapil masing-masing untuk mengontrol data bantuan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 ke warga. Sebab, data dari kampung hingga ke kabupaten harus kongkret dan tepat sasaran.

“Dalam rangka memastikan data kongkret dan tepat sasaran maka saya sendiri turun ke konstituen saya. Kita cek ini benar-benar agar bantuan pemerintah tidak menyimpang,” kata dia.

Menurut Azmi, jika semua anggota dewan turun mengecek sasaran bantuan pemerintah, ia yakin akan mencapai sasaran. Namun, bila ada oknum yang bermain dan bantuan tidak tepat sasaran maka ia sendiri yang akan menyurati kampung atau camat.

“Dari awal kita wanti-wanti berikan bantuan itu kepada yang berhak menerima. Jangan menyimpang,” kata dia.

Ia bakal mengecek data ke seluruh kecamatan di Dapil I Siak. Ia juga meminta warga mengawasi datanya agar bantuan diterima oleh warga yang berhak.

banner 970x250