Setelah Titipkan Bayi Laki-laki Berusia 2 Hari di Panti Asuhan, Pemuda di Pekanbaru Malah tak Kunjung Datang

banner 468x60

PEKANBARU – Seorang bayi mungil berusia 2 hari, dititipkan oleh anak muda yang tak dikenal ke Panti Asuhan Ar-Rahim yang berada di Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau. Namun usai menitipkan bayi tersebut, orang itu tak kunjung datang.

Bayi mungil itu ditelantarkan pada hari Jumat (26/6/2020) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya ada dua orang lelaki dan seorang wanita muda hendak membuang bayi itu begitu saja di depan panti asuhan, namun anak-anak panti asuhan yang tengah bermain melihat gelagat mereka, sehingga bayi itu tidak jadi diletakkan didepan panti asuhan, dan lelaki itu kemudian menemui pihak panti asuhan untuk menitipkan bayi laki-laki itu.

banner 400x400

“Jadi yang laki-laki ini mengaku bayi itu mereka dapatkan di dalam kos dia. Siap dia kasih sama pak ustad di panti asuhan dia pergi, alasannya mengantarkan cewek yang bersama dia itu ke kos. Waktu kami minta KTP-nya nggak ada, jadi SIMnya yang kita ambil datanya. Kalau dari SIM itu dia kelahiran tahun 2002, berarti anak baru tamat sekolah gitulah,” ujar pengurus panti asuhan, Muhammad Danil di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Sabtu (27/6/2020).

Terpisah Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, melalui Kapolsek Tampan, Kompol Ambarita menjelaskan, laporan masuk di Polsek Tampan pada hari Sabtu siang.

Setelah tim Polsek ke lokasi kejadian, memang benar ada seorang anak bayi yang ditinggalkan. Selanjutnya tim Polsek langsung membawa bayi itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

“Kondisinya sehat, dengan berat badan 2,3 kilogram, dan panjang badan 43 centimeter. Anak laki-laki ini diperkirakan berusia dua hari kalau menurut petugas medis. Menurut keterangan orang yayasan, dua orang itu katanya mau menitip sebentar, lalu pergi mereka alasannya mengantarkan temannya itu, tapi tidak kembali lagi. Ini sedang kita dalami seperti apa permasalahan ini,” tutup Ambarita.

banner 970x250