BENGKALIS-Pandemi Covid-19 turut berimbas pada industri pertanian, tidak menyurutkan semangat para petani cabai di Desa Kuala Penaso, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.
Didukung bantuan modal serta pendampingan melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) PT Arara Abadi, mereka dapat melakukan panen raya pada minggu terakhir Juni lalu sembari berkontribusi melandaikan kurva pandemi di sekitar desa mereka
Menurut Untung, salah satu petani suku Sakai di desa tersebut, bantuan program DMPA pada masa pandemi ini sangat meringankan beban mereka. “Saya bisa bertani cabai tanpa modal pribadi karena program Desa Makmur Peduli Api memberikan kami satu hektar lahan untuk bertani, bibit cabai, pupuk, mulsa plastik dan obat-obatan untuk tanaman. Berkat bantuan tersebut, kami dapat melalui berbagai tantangan, seperti musim kemarau, serangan hama, atau permintaan pasar yang tak menentu di masa pandemi dan tetap berhasil menyambut panen raya,” ujar Untung, Kamis (2/7/2020).
DMPA merupakan program pemberdayaan komunitas oleh APP Sinar Mas melalui unit bisnisnya. Di desa Kuala Penaso, program tersebut dijalankan PT Arara Abadi sejak tahun 2018 dan diawali dengan pemberian bibit cabai serta tanah seluas satu hektar. Hubungan baik PT Arara Abadi dengan warga Desa Penaso sudah terjalin sejak 10 tahun lalu, antara lain lewat kerja sama dalam mengembangkan area tanaman kehidupan untuk budidaya ubi manggalo serta usaha mencegah kebakaran hutan.
“Kami sangat berterima kasih atas adanya program DMPA karena selain membantu meningkatkan kesejahteraan para petani kami, kami juga bisa lebih efektif mencegah dan mengatasi kebakaran. Kami diberikan mesin pemadam api yang dapat dengan mudah kami operasikan apabila terdapat titik api saat musim kemarau. Harapan saya, PT Arara Abadi dapat memperluas program ini ke desa-desa sekitar karena akan sangat bermanfaat,” ujar Kepala Adat Batin Penaso, Bosniar.
Di masa pandemi ini, masyarakat Desa Kuala Penaso juga sangat aktif dalam melakukan pencegahan penularan virus Covid-19. Karena lokasi Desa Kuala Penaso yang strategis, yakni sebagai titik pertemuan dengan lima desa lainnya di Kabupaten Bengkalis, para warga desa ini pun berinisiatif untuk menyosialisasikan kembali informasi tentang pencegahan transmisi virus Covid-19 yang mereka dapatkan saat sosialisasi DMPA kepada seluruh warga yang melewati Desa Kuala Penaso.
Warga mendirikan posko-posko pengecekan suhu badan di setiap titik keluar-masuk desa, serta menyediakan sejumlah tempat mencuci tangan, khususnya untuk warga yang baru saja berbelanja di pasar.
“Salah satu tujuan program DMPA PT AA-APP Sinar Mas adalah membantu perekonominan dan menyejahterakan masyarakat di sekitar area konsesi perusahaan. Di samping meningkatkan perekonomian mereka melalui usaha pertanian, sekaligus bersama-sama menjaga lingkungan dari praktik dan bahaya kebakaran,” ujar Jos Rinaldi, Kepala Program DMPA PT Arara Abadi.










