PEKANBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau membenarkan bahwa pihaknya sudah memutuskan untuk mendukung pasangan Zukri – Nasarudin di Pilkada Pelalawan 2020.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PPP Riau, Husaimi Hamidi, mengatakan, sejauh ini sudah ada kesepakatan antara PPP dengan Zukri. Namun, PPP belum bisa memberikan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada Zukri – Nasarudin.
Hal tersebut dikarenakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP ingin melakukan diskusi dengan pasangan ini, terutama komitmen mereka untuk bisa membesarkan PPP di Pelalawan nantinya.
“Kita sudah sepakat, tapi SK-nya belum kita serahkan. DPP mau minta ketemu dulu, kalau partai mau mendukung orang tentu harus ada komitmen membesarkan partai, soalnya kan yang maju bukan kader kita,” kata Husaimi kepada Goriau.com di Pekanbaru, Kamis (9/7/2020).
Apalagi saat ini Zukri berstatus sebagai Ketua DPD PDIP Riau dan pasangannya adalah kader Golkar. Makanya, DPP PPP ingin mengetahui apa strategi Zukri untuk membesarkan PPP disamping dia juga punya tanggungjawab membesarkan PDIP.
“Sering saya katakan, Pilkada 2020 sangat menentukan Pemilu 2024. DPP itu tidak mau asal pilih orang, mereka sangat hati-hati, karena kalau salah usung dampaknya nanti di 2024,” tuturnya.
Disinggung apakah ada keinginan PPP untuk mengkaderkan Nasarudin sebagai kader PPP, menurut Husaimi itu akan dibicarakan, namun yang pasti PPP hanya ingin tahu strategi pasangan ini membesarkan PPP.
“Koalisi PDIP dengan PPP kan sudah cukup, apakah Nasar mau masuk PPP? Kita juga tidak terlalu berharap begitu, yang penting itu komitmennya. Kalau sekedar masuk saja, yang namanya maju Pilkada ini masuk apapun pasti mau, asalkan bukan masuk penjara,” katanya sembari tertawa.
Diberitakan sebelumnya, Bakal Calon Bupati Pelalawan, Zukri optimis dirinya bisa melaju ke Pilkada Pelalawan 2020 berpasangan dengan Kader Golkar, Nasarudin. Keduanya bahkan mengaku sudah mendapatkan dukungan dari dua partai.
Ketua PDI Perjuangan Riau ini akan melaju ke Pilkada dengan menggandeng kader Golkar yang merupakan mantan Ketua DPRD Pelalawan, Nasarudin.
Uniknya, meski berpasangan dengan kader Golkar, pasangan ini kemungkinan besar tidak akan diusung oleh Golkar. Mengingat Ketua DPD II Golkar Pelalawan dan juga putra Bupati Pelalawan, Adi Sukemi juga berminat maju di Pilkada.
Pun begitu, sejauh ini, kata Zukri, dia dan Nasaruddin sudah mendapatkan restu dari partainya PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Yang jelas saat ini, partai yang sudah mendukung kami itu PDI P dan PPP,” ujar Zukri, Rabu kepada GoRiau.com (8/7/2020).










