TELUKKUANTAN – Kondisi air Sungai Tangian yang berada di Desa Rambahan Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau sudah mulai membaik sejak dua minggu yang lalu.
Demikian disampaikan Kepala Desa Rambahan Ali Nasri kepada GoRiau.com, Kamis (20/8/2020).
“Sekarang sudah mulai seperti biasa. Air sungai sudah kembali normal, tidak seperti dua minggu lalu yang sempat berwarna hitam,” ujar Ali Nasri via sambungan telpon.
Dikatakan Ali, masyarakat Rambahan memanfaatkan Sungai Tangian untuk mandi, mencuci pakaian dan mencuci piring. Selama kondisi air berwarna hitam, tidak ada penyakit yang dikeluhkan masyarakat.
“Sebenarnya tidak fatal. Ikan tak ada yang mati dan tak ada juga penyakit yang dikeluhkan masyarakat. Hanya saja, kondisi air sungai yang biasanya jernih sempat berubah menjadi gelap, tentu tak nyaman bagi masyarakat,” ujar Ali Nasri.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Rustam mengaku tidak mendapat laporan resmi dari masyarakat terkait perubahan warna Sungai Tangian.
“Kami tahunya dari media. Ketika tahu, kami langsung koordinasi dengan pihak desa dan PT RAPP. Ternyata, RAPP sedang panen. Saat itu juga, perusahaan dan masyarakat sudah duduk,” ujar Rustam.
“Saat panen, eukaliptus itu dikuliti. Nah, ketika hujan datang, kulitnya terendam dan air mengalir ke anak sungai. Karena dalam jumlah banyak, tentu air sungai berubah menjadi hitam,” ujar Rustam.
DLH Kuansing meminta RAPP untuk mengatasi persoalan tersebut. Rustam menyarankan agar perusahaan membuat semacam embung, tempat pengolahan air yang mengandung getah eukaliptus.
“Kalau ada itu, tentu air yang mengandung getah eukaliptus tak langsung mengalir ke sungai. Sekarang airnya sudah seperti semula. Tidak berwarna hitam lagi,” ujar Rustam.
Dikatakan Rustam, pihak perusahaan dan masyarakat sudah duduk bersama guna membicarakan persoalan tersebut. Beberapa kesepakatan tercapai antara kedua belah pihak.
Salah satunya pengairan di desa. Pemerintah Desa Rambahan meminta dibangunkan sumur bor. DLH berharap, keinginan masyarakat tersebut segera direalisasikan oleh perusahaan.










