Sosialisasikan Kampus Merdeka di FEB Unri, Rezi: Mahasiswa Bisa Belajar di Luar Prodi-nya

Pekanbaru, Riau165 Dilihat
banner 468x60

PEKANBARU – Dalam rangka mensukseskan program Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau, Rezi Abdurrahman S.E.Sy, M.Ak mulai mensosialisasikan  kepada pada dosen yang ada di lingkungan jurusan Akuntansi FEB Unri.

MBKM merupakan program yang baru dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim. 

Sosialisasi ini dilaksanakan Rabu (07/10/2020) secara daring melalui video meeting. Adapun pemateri dalam sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Rezi Abdurrahman.

Rezi mengatakan, acara ini merupakan bentuk kegiatan Aktualisasi Diklatsar Gelombang 1 Angkatan ke-IV yang diadakan atas kerja sama antara Kemendikbud dengan PPSDM Geominerba KESDM.

Acara ini diawali dengan berdo’a bersama, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diputar dalam video meeting dan diikuti oleh seluruh peserta. 

Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau sekaligus sebagai Mentor Rezi Abdurrahman, Kamaliah, SE., MM. Ak. CA. Selanjutnya, kata sambutan dari Sekretaris Jurusan Akuntansi FEB UNRI, Adhitya Agri Putra, SE, M.Acc, Ak.

Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, para dosen antusias mengikuti acara sosialisasi ini, dimana pada sosialisasi ini hadir 33 peserta dan yang sudah hadir sejak pukul 08.00 WIB. 

Di akhir acara para dosen melakukan diskusi terkait materi serta mengisi feedback yang diberikan sebagai tanggapan mengenai kebijakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan para dosen dapat mengetahui, bahwa ada perubahan yang besar dalam sistem pendidikan tinggi yang ada Indonesia dan dapat memberikan ruang gerak yang bebas bagi mahasiswa agar mahasiswa tersebut dapat berkreasi dan berinovasi dalam pembelajaran.

Selama ini, kata Rezi, dosen bebas melakukan pembelajaran lintas Program Studi (Prodi), seperti Dosen Prodi S1 Akuntansi dapat mengajar mahasiswa di Prodi S1 Manajemen dan S1 Ekonomi Pembangunan, sedangkan mahasiswa hanya dapat belajar di dalam Prodi-nya sendiri. 

Dengan adanya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka mahasiswa diberikan hak untuk belajar di luar dari Prodi-nya sendiri.

Bukan hanya pertukaran mahasiswa di luar Prodi saja yang dapat dilakukan oleh mahasiswa, tetapi masih ada 7 kegiatan lainnya yang dapat dipilih oleh mahasiswa, seperti magang, mengajar di tingkat satuan pendidikan, riset/penelitian, proyek kemanusiaan, wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/kuliah kerja nyata tematik selama 1-3 semester. 

Kegiatan-kegiatan ini tentunya juga membutuhkan kerjasama-kerjasama dengan berbagai mitra yang terlibat di dalamnya. 

“Oleh karena itu, diharapkan mahasiswa dan dosen, serta mitra yang terkait saling bersinergi agar menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif dan inovatif,” tutup Rezi.

banner 970x250