PEKANBARU – Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rayon 11 Pekanbaru telah melakukan antisipasi untuk menjawab tantangan Covid-19 di hari besar umat kristiani tersebut. Untuk melindungi jemaat dari penularan virus Corona penyebab Covid-19, Gereja yang beralamat di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Bukit Raya ini telah menyiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk penerapan protokol kesehatan.
Pendeta Ricky Nelson Tampubolon, B.TH, S.PAK menjelaskan, penerapan 3 M (memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) wajib diterapkan dalam lingkungan gereja. Oleh karenanya, tim pelayanan gereja juga tak henti melakukan sosialisasi kepada jemaat agar tetap taat.
Pantauan GoRiau.com, sosialisasi protokol kesehatan sudah terlihat sejak memasuki pintu gerbang gereja. Kemudian, security yang bertugas akan memastikan agar jemaat mencuci tangan terlebih dahulu, sebelum memasuki ruang ibadah. Beberapa titik tempat mencuci tangan terlihat berjejer di beberapa titik gereja.
Selain itu, jemaat juga diharuskan memiliki suhu tubuh normal. Karena bagi mereka yang suhu tubuhnya berada di atas 37 derajat celsius, dianjurkan untuk beristirahat dan beribadah di rumah demi keamanan bersama.
“Setelah dipastikan suhu tubuhnya normal dengan alat ukur suhu tubuh kita, maka jemaat dipersilahkan masuk. Saat mereka masuk dari pintu, mereka juga akan otomatis disemprot desinfektan yang tentunya aman bagi tubuh dan mampu membunuh kuman,” ujarnya, Selasa (15/12/2020).
Kemudian, untuk memastikan jemaat tetap menjaga jarak, pihak gereja juga melakukan pengurangan jumlah kursi. Dimana, gereja yang berkapasitas 2.900 kursi itu hanya akan menampung sebanyak 300 jemaat.
“Kita sengaja mengurangi jauh dibawah yang dianjurkan pemerintah. Dimana dianjurkan 50 persen dari kapasitas, Ya agar, menjaga jarak itu dapat terlaksana lebih baik,” tuturnya.
Pendeta Ricky juga berharap agar penerapan protokol kesehatan dapat dilakukan oleh semua gereja, khususnya di Kota Pekanbaru. Ia berharap, dengan demikian penyebaran virus Corona akan segera dihentikan dan Kota Pekanbaru segera pulih dari pandemi tersebut.
“Jadi gereja ini juga bisa menjadi contoh bagi gereja lain, dalam penerapan protokol kesehatannya,” pungkasnya.
Untuk penjelasan lebih mendetail dan mudah dipahami, pembaca dapat menonton video talk show, dengan Pendeta GBI Rayon 11 Pekanbaru, Pdt Ricky Nelson Tampubolon, B.TH, S.PAK.










