PEKANBARU – Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy Moh Yatim mengundang karateka cilik asal Duri, Bengkalis bernama Aisha Mutiara Qirani ke ruangannya, Jumat (18/12/2020).
Aisha sendiri baru saja menjadi juara dalam kejuaraan “The First International Karateka Virtual Tournament 2020” yang diadakan oleh I.R Iran Karate-do Federation beberapa waktu lalu.
Eddy mengaku sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh siswa kelas 5 SDS Mutiara Duri ini. Dia berharap Aisha bisa terus mengharumkan nama Indonesia, khususnya Riau di tingkat internasional.
“Kita apresiasi, kita bangga. Terima kasih telah mengharumkan nama Riau. Kita support penuh, saya juga akan meminta kawan kawan di daerah untuk melakukan support yang sama,” ujarnya.
Ketika sebagian orang mengeluhkan sulitnya untuk berlatih dan beraktifitas, kata Sekretaris DPD Demokrat Riau ini, atlet karateka cilik yang biasa dipanggil Aisha tetap semangat untuk terus berlatih.
“Ini seharusnya menjadi motivasi bagi putra putri di Riau, perjuangan dan kerja keras pasti akan memberikan hasil yang baik,” tambahnya.
Dilanjutkan Eddy, dirinya siap menjadi jembatan bagi atlet-atlet potensial untuk bisa meningkatkan kemampuannya menggunakan pos anggaran yang ada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.
Sebab, Legislator Dapil Dumai, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis ini menginginkan supaya dana milyaran yang sudah dianggarkan bisa benar-benar tepat sasaran, terutama kepada atlet seperti Aisyah ini.
“Saya sangat berharap Pemprov melalui dinas terkait bisa mendidik dan membina atlet ini kedepannya, sehingga benar-benar jadi aset Riau, didik atlet ini supaya bisa menjadi wakil Riau di Festival seni dan olahraga, dananya ada di Disdik,” terangnya.
“Bina anak ini sehingga tidak hanya menjadi simbol ketika sukses, perhatikan pendidikannya melalui beasiswa, perhatikan masa depannya melalui fasilitas lainnya,” tutupnya.
Aisha yang juga biasa dipanggil “Menik” karena postur tubuhnya yang kecil ini setiap hari berlatih di Dojo Tako Permai ataupun di Eljeer Karate Club di Kota Duri, Riau.
Keikutsertaannya dalam ajang “The First International Karateka Virtual Tournament 2020” yang diadakan oleh I.R Iran Karate-do Federation mengukuhkan Aisha menjadi juara 1 di kelas female 11-12 8-3 kyu mengalahkan pesaing-pesaing karateka utusan dari 15 negara lainnya.
Ajang kompetisi International yang diikuti oleh 330 atlet dari seluruh dunia yang diselenggarakan sebagai bentuk support untuk para dokter dan perawat serta team medis seluruh dunia yang telah bekerja keras sebagai garda terdepan selama periode Covid-19.
“Alhamdulillah, Aisha berhasil mengharumkan nama Indonesia. Perjuangan keras Aisha membuahkan hasil,” kata orangtua Aisha, Apriadi.
Menurut Apriadi, latihan keras dan rutin serta disiplin baik di rumah dan di Dojo maupun di Club setiap harinya tidak sia-sia. Aisha mampu tampil penuh konsentrasi dan fokus dalam tournament yang diadakan secara virtual tersebut.
“Memang beda bertanding di arena langsung dan virtual. Tapi, Aisha mempunyai semangat yang tinggi, bahkan latihannya pun tidak main-main, hingga mampu menyabet emas di ajang tersebut,” ujarnya.
Aisha juga mempersembahkan prestasi gemilang di bidang olahraga beladiri karate dengan berhasil meraih medali emas, dan perunggu di ajang kompetisi Kejuaraan Nasional Karate Kata Virtual antar pelajar se-Indonesia yang diadakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani dan dan Olahraga Kesehatan (PJOK) pada tanggal 7-8 November 2020 di Jakarta.
Tentunya hal ini menjadi menambah sederatan prestasi yang sudah diraihnya sebelumnya dalam berbagai event baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.
Aisha yang sejak kecil sudah mempunyai cita-cita untuk menjadi Wanita Angkatan Udara (WARA) di TNI AU bercerita mengenai prestasi lain yang pernah diraih oleh dirinya selama mengikuti kejuaraan beladiri karate antara lain Juara 1 Karate Kumite di Kejurprov Riau tahun 2019, Juara 3 Karate Kata di Kejurprov Riau Tahun 2019.
Dia juga pernah Juara 1 Karate Kumite di Kejuaraan Nasional Tako-Indonesia tahun 2019, Juara 1 Karate Kata di Kejuaraan Nasional Tako-Indonesia tahun 2019, Juara 2 Kejurda Tako-Indonesia tahun 2018 serta berbagai kejuaraan lainnya.
“Saya berharap semoga kedepannya dapat terus meningkatkan prestasi di olahraga karate yang sudah menjadi hobinya sejak umur 4 tahun. Sehingga bisa membanggakan bagi masyarakat Riau dan Indonesia,” kata Aisha yang mengidolakan Rika Usami, karateka perempuan asal Jepang tersebut.










