Lahan yang Terbakar di Pelalawan Mencapai 173 Hektare, Terluas di Kuala Kampar

banner 468x60

PANGKALAN KERINCI –Luas lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dari Februari hingga pertengahan Maret 2021 mencapai 173 hektare.

Seperti disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, H Abu Bakar, pada coffee morning di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan.

banner 400x400

Abu Bakar menyampaikan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Pelalawan yang terjadi sejak bulan Februari 2021 hingga pertengahan Maret.

“Karhutla di Pelalawan dari pendataan BPBD Pelalawan di Kecamatan Pangkalan Kerinci lebih kurang 6 hektar, dengan lokasinya di Kerinci Timur, Kerinci Barat dan Kuala terusan,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Kecamatan Pangkalan Kuras luas lahan yang terbakar lebih kurang 7 hektare, di Desa Kemang dan Sorek.

“Kemudian di Kecamatan Teluk Meranti lebih kurang 47,5 hektare, yakni di Kelurahan Teluk Meranti, Desa Segamai, Parit Beringin dan Desa Gambut Mutiara,” bebernya.

Di Kecamatan Kuala Kampar seluas kurang lebih 97 hektare, yakni di Desa Sokoi, Teluk Dalam, Desa Sungai Upih, Desa Teluk Beringin, Desa Teluk, Desa Solok, Desa Teluk Bakau dan Desa Sungai Mas.

Kanjut Abu Bakar, di Kecamatan Langgam lahan yang terbakar kurang lebih 2,5 hektare, yakni di Kelurahan Langgam dan Desa Tambak. Kecamatan Bandar Petalangam hanya 0,5 hektare di Desa Angkasa.

“Kecamatan Bunut lebih kurang 2 hektare di Desa Balam Merah dan Kecamatan Ukui kurang lebih 0,5 hektare di Desa Ukui Dua,” bebernya lagi.

Ada 4 wilayah kecamatan yang hihil kebakaran lahan, yakni Kecamatan Pelalawan, Kecanatan Bandar Sekijang, Kecamatan Kerumutan dan Kecamatan Pangkalan Lesung.

“Total keseluruhan luas lahan terbakar yang kita tangani pemadaman lebih kurang 173 hektare,” tandas Abu Bakar, Senin (15/3/2021).

banner 970x250