Ribut-ribut Kunker ke Luar Negeri, Ini Kata Ketua DPRD Riau

banner 468x60

PEKANBARU – Ketua DPRD Riau, Yulisman menepis pemberitaan yang menyebutkan bahwa ada Anggota DPRD Riau yang berencana melakukan kunjungan kerja luar negeri, yakni Rusia.

Politisi Golkar Riau ini mengaku, sampai hari ini tidak mengetahui adanya penolakan perjalanan luar negeri oleh Kemendagri, dan siapa anggota dewan yang disebut-sebut itu. Apalagi, sampai hari ini belum ada satupun pengajuan yang sampai ke meja dia.

banner 400x400

“Sampai hari ini tidak ada yang mau berangkat,” kata Yulisman, Selasa, (23/3/2021).

Menurutnya, di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, semua pihak tentu harus memahami bahwa tidak mungkin ada anggota dewan yang berani berangkat ke luar negeri. Apalagi, seleksi di luar negeri sangat ketat dalam menerima orang asing.

“Yang berani pergi siapa? Yang mau menerima juga siapa? Karena negara maju akan sangat ketat dalam masalah covid, kita pakai logika saja, untuk mengatur internal negaranya saja ketat, apalagi menerima orang dari luar negaranya, ” ujarnya.

Menyangkut anggaran Rp 13 milyar yang dialokasikan di APBD Riau untuk perjalanan luar negeri, Yulisman menyebutkan sah-sah saja jika ada pos anggaran itu, tapi kan tidak pasti bahwa anggaran itu akan dipakai.

“Kalau penganggaran kan tidak masalah. Itu kan boleh-boleh saja, ada aturannya,” jelas Yulisman.

Lebih jauh, Yulisman menyebut bisa saja jika anggaran Rp 13 Milyar itu dialihkan ke pos anggaran lain dalam pembahasan APBD Perubahan. Hal itu tentunya dengan pertimbangan bahwa anggaran itu tidak prioritas.

“Di APBD perubahan kan bisa digeser, artinya kalau kira-kira kegiatan tidak akan termanfaatkan bisa digunakan untuk kegiatan yang membutuhkan,” tutupnya.

banner 970x250