Warga Tanam Pohon Kelapa di Tengah Jalan, DPUPRPKP Kepulauan Meranti Langsung ‘Gercep’

banner 468x60

SELATPANJANG – Sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan yang rusak, warga Dusun Parit Besar, Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau menanam pohon kelapa di jalan yang rusak tersebut. Aksi yang dilakukan secara spontan itu dilakukan saat warga melaksanakan gotong royong rutin menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi, pada Sabtu (27/3/2021).

“Hari ini kami melaksanakan gotong royong bersama masyarakat menghadapi bulan Ramadhan. Jalan aspal yang rusak dan berlubang ini kami timbun dengan tanah agar bisa dengan mudah dilalui kendaraan. Ditengah kegiatan gotong royong masyarakat dengan spontanitas menanam pohon kelapa buat penghibur, namun itu juga sebagai simbol kekecewaan kami, dimana jalan tak ubah seperti lopak di kebun,” kaya warga setempat, Hendri.

banner 400x400

Dikatakan Hendri, kondisi kerusakan jalan sudah sangat parah seperti layaknya kubangan bila diguyur hujan. Padahal, jalan yang sudah seringkali menyebabkan kecelakaan itu merupakan jalur strategis menuju ibukota kabupaten. Selain itu jalan tersebut juga sebagai salah satu jalur sibuk. Selain akses untuk mengangkut hasil pertanian, pada pagi harinya siswa sekolah ramai melalui jalan tersebut.

Dibeberkannya, jalan sepanjang 6 Kilometer yang berbatasan langsung dengan Desa Kayu Ara itu sudah ditingkatkan statusnya dari jalan lintas desa menjadi jalan kabupaten

“Dulu pernah dapat kabar jalan ini akan di base melalui anggaran 2019 namun pengerjaannya pindah ke dusun sebelah di Parit Amat, lalu pada tahun 2020 hingga saat ini belum jelas kabarnya. Masyarakat sudah lelah dengan kondisi jalan begini dan sudah ada yang pernah mengalami kecelakaan di jalan tersebut tahun lalu,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kerusakan jalan ini disebabkan karena sejumlah faktor. Misalnya saja, tidak ada batasan tonase kendaraan yang melintas di jalan tersebut. Sehingga gerobak yang sarat muatan membawa hasil pertanian pun dengan leluasa melewatinya.

“Rusak karena beban berat untuk mengangkut hasil pertanian, seperti yang di ketahui Desa Kedabu Rapat ini penghasil kelapa dan kopi,” pungkasnya.

Sementara itu, diwawancarai terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan dan Pemukiman (DPUPRPKP) Kepulauan Meranti, H Rosdaner, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Fajar Triasmoko ST MT mengatakan sesuai dengan instruksi Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH, mendapat informasi itu, pihaknya langsung gerak cepat (gercep) dengan segera menurunkan tim untuk melakukan survei dan jalan rusak tersebut akan segera dibangun dan diperbaiki.

“Secepatnya Tim Bina Marga akan cepat kesana, kami sudah diinstruksi pak bupati untuk segera turun ke lokasi. InsyaAllah jalan tersebut akan segera dibangun dengan sistem swakelola,” ungkap Fajar Triasmoko yang saat ini juga merupakan Plt Direktur RSUD Kepulauan Meranti.

banner 970x250