Terminal BBM 8.000 KL di Inhil Ditargetkan Beroperasi dalam 24 Bulan

banner 468x60

TEMBILAHAN –Peletakan batu pertama pembangunan Fuel Terminal di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Indrahiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dilaksanakan pada Rabu (14/4/2021).

Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang akan dibangun nantinya bisa menampung pasokan 8.000 KL.

banner 400x400

Pembangunan TBBM Inhil dilaksanakan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN) yang merupakan anak usaha PT Elnusa, Tbk. Bangunan akan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 24 bulan.

Kehadiran TBBM diharapkan bisa memberikan perkembangan yang signifikan di wilayah Kabupaten Inhil.

TBBM atau fuel Terminal ini nantinya akan memiliki sarana dan fasilitas antara lain, 2 unit tangki BBM Pertamax berkapasitas masing-masing sebesar 1.000 KL.

Dua unit tangki BBM Premium dengan kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 1.500 KL dan 2 tangki Bio Solar dengan kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 1.500 KL.

Sehingga kapasitas TBBM yang akan dibangun dan dikelola oleh PT Elnusa Petrofin ini memiliki kapasitas total penyimpanan sebesar 8.000 KL.

Bupati Inhil, HM Wardan bersama Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti hadir untuk melakukan peletakan batu pertama Terminal BBM ini.

Bupati Inhil Wardan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil sangat bersyukur dengan adanya peletakan batu pertama untuk mengawali pembangunan fuel terminal ini.

“Kedatangan bapak-bapak dari Pertamina ke Inhil memberikan semangat baru bagi masyarakat dan Pemkab Inhil,” ujarnya.

Menurut Bupati Wardan, keberadaan fuel terminal ini nantinya akan memiliki banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan masyarakat khususnya masyarakat Kempas.

“Alhamdulillah, kami merasa senang sekali dengan pembangunan TBBM ini. Apalagi lokasi bangunan TBBM ini yang sangat strategis karena sangat berdekatan dengan Pelabuhan Samudra,” tandasnya.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Haris Syahrudin, mengakui jika kehadiran fuel terminal ini sebagai wujud dukungan kepada Pertamina dalam memberikan layanan BBM kepada masyarakat Inhil.

“Kita mendukung Pertamina untuk memperkuat ketersediaan dan ketahanan energi khususnya BBM di Provinsi Riau pada umumnya dan di wilayah Inhil pada khususnya,” ungkap Haris, saat peletakan batu pertama di Desa Sungai Gantang.

Sementara, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Subholding Commercial and Trading Pertamina Hasto Wibowo menuturkan, pasokan BBM untuk wilayah Inhil selama ini bergantung pada fuel terminal Sei Siak.

Sehingga hal ini menjadi dorongan bagi Pertamina untuk memudahkan distribusi.

“Kami berusaha mengamankan pasokan BBM Pertamina dengan memperpendek jarak tempuh distribusi BBM untuk Inhil, yaitu dengan hadirnya Fuel Terminal baru ini,” katanya.

Hasto berharap, ke depannya kehadiran TBBM ini diharapkan mampu mendukung perkembangan ekonomi sosial dan budaya khususnya di wilayah Kabupaten Inhil dan sekitarnya.

banner 970x250