PEKANBARU – Anggota DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing, Marwan Yohanis menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Kuansing sebagai bentuk upaya peningkatan produksi padi.
Penyerahan bantuan itu dilakukannya di Kecamatan Benai, dengan membawa serta 15 unit Power Thresher dan mengundang seluruh perwakilan kelompok tani calon penerima yang berasal dari 6 kecamatan berbeda se-Kuansing.
“Ini adalah alat perontok padi. Ketika kita reses dulu, salah satu yang paling banyak diusulkan masyarakat adalah alat pertanian, kemarin kita undang mereka untuk serahterima,” kata Politisi Gerindra ini, Selasa (1/6/2021).
Bantuan ini, jelasnya, akan dihantarkan secara oleh Marwan dan dinas terkait ke lokasi, dengan diangsur sebanyak 2 kelompok satu harinya. Kemarin, dia hanya sempat mengantarkan ke satu kelompok saja.
Marwan mengucapkan terimakasih kepada dinas terkait, baik yang ada di kabupaten maupun di provinsi karena bisa berkoordinasi dalam memperjuangkan bantuan ini bersama dia, sehingga bisa direalisasikan saat ini.
“Dukungan mereka sangat kuat, komunikasi intens terus sama kita. Apapun data yang kurang, seperti nomor induk, nama-nama anggota kelompok, itu mereka sampaikan ke saya, dan saya sampaikan lagi, intinya komunikasi baguslah,” terangnya.
Selain bantuan ini, Marwan juga berhasil memperjuangkan bantuan berupa hand tractor sebanyak 6 unit kepada kelompok tani lainnya. Dia berharap, semua bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani.
Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau, Ir Yuliatmi mengatakan pihaknya sengaja datang dari Pekanbaru untuk menyerahkan langsung alat ini ke kelompok tani.
“Bantuan hasil Pokok Pikiran (Pokir) pak Marwan ini diharapkan, masyarakat sudah bisa merontokkan padi dengan mesin, sehingga hasil produksi menigkat,” ujarnya.
Dia mengakui, bahwa bantuan ini belum bisa memenuhi kebutuhan semua kelompok tani, namun dalam keterbatasan ini, pihaknya akan berusaha supaya masyarakat yang ada dalam kelompok tani bisa terbantu kedepannya.
“Kami sudah menjalin mitra sejak 2009 dengan kelompok-kelompok tani, baik yang holtikultura, pangan, dan lainnya. Intinya, kita mau meningkatkan kualitas dan kuantitasnya,” katanya.
Kasi Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Kuansing, Yun Afrizal juga menyampaikan hal yang sama, adanya mesin perontok padi ini, para petani bisa menekan angka kehilangan padi pasca panen, sehingga padi yang dihasilkan lebih banyak.
“Kita harap petani bisa merawat memelihara dan merawat mesin, jangan sampai setahun sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi. Di tingkat kelompok tani, kita juga sudah ada penyuluh dan di kecamatan juga ada koordinatornya. Jadi ini akan dipantau terus,” imbuhnya.
Berikut daftar kelompok tani yang mendapat bantuan Power Thresher, ;
1. Kec. Kuantan Hilir (Desa Pulau Kijang)
2. Kec. Kuantan Hilir Seberang (Desa Koto Rajo, Desa Kasang Limau, dan Desa Sundai)
3. Kec. Benai (Desa Pulau Ingu, Desa Koto Simandolak, Desa Tanjung, Desa Tebing Tinggi, Desa Ujung Tanjung, Desa Kalimanting, Desa Talontam)
4. Kec. Sentajo Raya (Desa Muaro Sentajo)
5. Kec. Gunung Toar (Desa Toar)
6. Kec. Kuantan Mudik (Desa Bukik Padusunan, Desa Kinali).










