TELUKKUANTAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Mursini menyampaikan ada beberapa agenda besar yang berjalan dengan baik selama lima tahun memimpin Kuansing. Yakni, penataan birokrasi, Pilkada 2020 dan Kuansing tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Riau.
Hal itu disampaikan Mursini saat apel bersama dalam rangka akhir masa jabatan Bupati Kuansing periode 2016 – 2021, Senin (31/5/2021) di lapangan upacara Komplek Perkantoran Bupati Kuansing.
“Penataan birokrasi ini meliputi penataan struktur organisasi perangkat daerah, yang saat ini juga sedang disusun perbahan Perbup-nya,” ujar Mursini di hadapan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Kuansing.
Penataan birokrasi, lanjut Mursini, juga meliputi peningkatan profesionalisme ASN dengan cara sistem seleksi dan promosi secara terbuka. “Nantinya diharapakan peningkatan pelayanan publik secara maksimal,” katanya.
Agenda kedua, kata Mursini, yakni pelaksanaan Pilkada Kuansing tahun 2020, dimana sudah terlaksana dengan lancar, aman dan kondusif. Bahkan, KPU Kuansing sudah menetapkan pasangan pemenang, yakni Andi Putra – Suhardiman Amby yang akan dilantik minggu ini juga.
“Semoga kepemimpinan ANdi Putra – Suhardiman menjadikan Kuansing lebih baik, khususnya peningkatan ekonomi masyarakat yang umumnya adalah petani,” kata Mursini.
Kemudian, Kuansing juga menjadi tuan rumah Porprov X Riau yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2021. Namun, karena pandemi Covid-19, agenda besar ini harus ditunda pelaksanaannya di tahun 2022. Anggaran untuk pelaksanaan Porprov X Riau dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Di samping itu, Mursini mengungkapkan beberapa pencapaian yang cukup membanggakan selama memimpin Kuansing. Yakni, Kuansing meraih WTP ke-10 dari BPK RI atas laporan hasil pemeriksaan LKPD tahun 2020. “Ini merupakan penilaian terbaik yang didapat Kuansing.”
Dari segi pertumbuhan ekonomi, Mursini menyatakan ekonomi masyarakat Kuansing tumbuh di tengah pandemi Covid-19 ini. Bahkan, Kuansing berada di peringkat tiga di Riau, di bawah Pelalawan dan Rokan Hulu.
“Ekonomi masyarakat tumbuh karena harga karet dan kelapa sawit naik terus. Bahkan harga karet Kuansing tertinggi se-Indonesia. Pak Gubernur pun mengapresiasi ini, karen kita mampu menaikkan harga karet,” kata Mursini.
Mursini mengingatkan ASN untuk tingkatkan disiplin, terus lakukan tugas pemerintahan, yakni melayani masyarakat, berdaya guna dan berhasil guna dalam rangka mewujudkan tujuan nasional.
Karena pelayanan yang baik, maka Kuansing juga meraih prediket terbaik se-Riau dari Ombusdman RI. Kemudian, Kuansing juga mendapatkan nilai B atas SAKIP.
“Perencanaan yang kita lakukan juga sangat bagus, sehingga menjadi contoh oleh kabupaten kota, tidak hanya di Riau, tapi juga daerah lain. Mereka banyak yang datang ke sini untuk belajar,” kata Mursini.
Semua pencapaian ini, kata Mursini, diraih berkat kerjasma semua pihak. Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih untuk seluruh stakeholder yang telah bersama-sama membangun Kuansing selama lima tahun terakhir.










