PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengatakan hingga saat ini kasus penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru masih tinggi. Berbagai indikator penilaian kategori zona wilayah Covid-19 di Pekanbaru sendiri, menunjukkan bahwa ibu kota Provinsi Riau tersebut justru tetap berada di zona merah, meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sudah memasuki tahap ketiga.
“Hasil evaluasi terakhir, Pekanbaru, semua indikatornya menunjukkan kita ada di zona merah penyebaran Covid-19. PPKM level 4, sudah berlaku selama 2 kali 7 hari, hasilnya justru naik (kasus Covid-19, red),” ujarnya, Kamis (11/8/2021).
Menurut Firdaus, kenaikan kasus Covid-19 bahkan tidak hanya terjadi di Kota Pekanbaru. Melainkan, 11 kabupaten/kota di Provinsi Riau yang sudah berada di zona merah.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah masih terus melakukan upaya untuk membatasi pergerakan warga, untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, ada sejumlah kendala, seperti ketaatan warga agar tidak keluar rumah tanpa kepentingan.
“Pantauan tim nasional melalui satelit dan lainnya, penyekatan jalan protokol hanya mampu mengurangi mobilitas warga sebesar 10 persen. Artinya ketaatan warga rendah, agar tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan,” jelasnya.
Oleh karenanya, ia mengimbau agar warga tetap mematuhi aturan dan protokol yang sudah ditetapkan. Disamping, pemerintah tetap melakukan evaluasi dan upaya dalam penekanan pandemi tersebut.
“Tentunya kita dukung warga yang harus bekerja di sektor esensial. Tetapi bagi warga yang tidak berkepentingan, disarankan agar tetap dirumah, terutama saat jam sibuk di pagi, siang dan sore hari,” pungkasnya.










