BENGKALIS–Pademi Covid-19 terus menyebar ke desa-desa yang ada di Kabupaten Bengkalis. Masyarakat tentunya diminta tak lengah dan menyepelekan virus Covid-19 yang telah menelan korban hampir 250 orang selama 2021.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kesehatan meminta masyarakat mewaspadai kian meluasnya penyebaran Covid-19 di daerah ini. Hingga Jumat (20/8/2021), jumlah desa/kelurahan yang terpapar Covid-19 kembali bertambah.
Jika sebelumnya (Kamis, 19/8/2021), desa/kelurahan yang selama bulan ini tidak ditemukan adanya kasus baru terkonfirmasi sebanyak 26 desa/kelurahan, hari ini berkurang menjadi 23 desa/kelurahan.
“Hari ini tercatat ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di 3 desa yang sebelumnya selama Agustus ini tidak ditemukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra Th.
Ketiga desa yang dimaksudkan mantan Direktur RSUD Mandau ini adalah Tanjung Medang (Kecamatan Rupat Utara) 2 kasus, Prapat Tunggal (Kecamatan Bengkalis) 1 kasus dan Pambang Baru (Kecamatan Bantan) 1 kasus.
Kata Ersan, dengan adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi di 3 desa tersebut, maka hingga hari ini, desa/kelurahan di Kabupaten Bengkalis yang masih “bebas Covid-19”, tinggal 14,84% dari total 155 desa/kelurahan di Kabupaten Bengkalis.
“Sedangkan di 132 desa/kelurahan atau 85,16%, pada Agustus 2021 ini, ditemukan ada warganya yang positif Covid-19,” ujarnya.
Mengingat kian meluasnya wilayah penyebaran Covid-19 di bulan Agustus ini, dia mengingatkan seluruh lapisan masyarakat di daerah ini tidak kendur untuk mematuhi protokol kesehatan.
“Tidak boleh longgar. Siapa pun kita harus saling ingat mengingatkan untuk mematuhinya. Setiap hari harus saling mengingatkan. Bahkan, setiap jam, setiap menit. Jangan abai”, ajaknya.
Masih kata Ersan, mematuhi protokol kesehatan tersebut bukan hanya menyelamatkan diri sendiri. Tetapi juga melindungi keluarga, orang-orang yang kita sayangi, dan juga masyarakat banyak.
“Sekali lagi tak boleh longgar. Jangan abai. Jalankan protokol kesehatan 5M kapan dan dimana pun kita berada dengan baik dan benar. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas,” harap Ersan.










