Bulan Kemerdekaan, Kukerta Unri Gelar Lomba Melukis Semi Daring

banner 468x60

PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Unri 2021, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru menggelar lomba karya menulis dan mewarnai di SD Negeri 16 Pekanbaru.

“Di tengah PPKM, kami tetap ingin memeriahkan HUT RI dengan mengadakan lomba karya menulis dan mewarnai di sekolah khususnya di SD Negeri 16 Pekanbaru,” ujar salah seorang anggota Mahasiswa Kukerta UNRI, Novia, Minggu (22/8/2021).

banner 338x250

Novia menerangkan, lomba karya menulis dan menggambar ini bertujuan untuk mengembangkan minat menulis dan menggambar murid-murid sekolah dasar, walaupun saat ini proses belajar mengajar dilakukan secara terbatas dari rumah.

Kegiatan lomba ini diadakan dengan sistem semi daring, dimana kelompok Kukerta yang sebelumnya telah melakukan rapat bersama majelis guru, memberikan blangko serta persyaratan lomba kepada pihak sekolah melalui whatsapp dan kemudian diteruskan kepada siswa untuk dikerjakan di rumah.

“Kita bisa menilai anak-anak sekolah mungkin merasa jenuh dengan pembelajaran daring sebab pandemi Covid-19 ini, oleh karena itu kami mengadakan lomba karya menulis dengan tema ‘Pengalaman Belajar Selama Pandemi Covid-19,” lanjut Novia.

Proses semi daring tersebut dilakukan, mengingat lonjakan kasus Covid-19 masih terjadi dan meningkat di Indonesia, sehingga kegiatan yang berisiko dan memicu kerumunan harus diminimalisir.

“Tanpa menghilangkan rasa cinta tanah air, murid-murid sekolah dapat memperingati hari kemerdekaan dan merayakannya dari rumah dengan penuh antusias,” tutup Novia.

“Kami pihak sekolah setuju dengan adanya lomba ini yang bertujuan untuk memperingati HUT RI Ke-76 sekaligus mengembangkan kemampuan literasi siswa/i sekolah. Lomba tetap diadakan namun dilakukan di rumah masing-masing. Setelah di koreksi, pemenang lomba akan datang ke sekolah untuk penyerahan hadiah,” kata seorang wali kelas, Iyan.

Salah seorang murid, Medy, mengungkapkan dirinya sangat suka membaca buku dan menulis, namun dia sedih karena tidak bisa belajar di sekolah seperti dulu. “Saya senang bisa ikut lomba ini, jadi bisa nulis lagi,” ujar Medy yang juga menjadi salah seorang pemenang.

banner 970x250