HMI Pelalawan “Semprot” DPRD, Soroti Pengawasan Rumah Sakit yang Mandul

banner 468x60

Inforiau.ID, PELALAWAN – Buruknya pelayanan kesehatan yang masih dikeluhkan masyarakat membuat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat (Korkom) Pelalawan angkat bicara.

Organisasi mahasiswa tersebut melontarkan kritik keras terhadap DPRD Kabupaten Pelalawan yang dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan rumah sakit di daerah tersebut.

banner 338x250

HMI menilai, masih munculnya berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, mulai dari lambannya proses pelayanan, rumitnya prosedur administrasi, minimnya respons petugas, hingga persoalan fasilitas, menjadi tanda bahwa pengawasan terhadap sektor kesehatan perlu diperkuat.

Ketua HMI Korkom Pelalawan, Meldianto, mengatakan DPRD tidak boleh hanya menerima laporan tanpa melihat langsung kondisi pelayanan di lapangan.

“Pengawasan DPRD jangan hanya sebatas rapat dan menerima laporan di atas meja. Turun langsung ke rumah sakit, lihat sendiri bagaimana masyarakat dilayani. Kalau keluhan terus bermunculan, berarti ada yang harus dievaluasi secara serius,” tegas Meldianto.

Menurut Meldianto, pelayanan kesehatan merupakan bagian dari hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi. Karena itu, setiap persoalan yang berpotensi menghambat masyarakat mendapatkan layanan yang layak harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD.

Ia menegaskan, fungsi kontrol DPRD harus dijalankan secara nyata, bukan sekadar formalitas.

Jika ditemukan adanya kelemahan dalam pelayanan rumah sakit, HMI meminta DPRD segera memanggil pihak manajemen rumah sakit melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong perbaikan.

“Jangan sampai masyarakat yang sedang sakit justru dipersulit oleh sistem pelayanan yang lamban. Rumah sakit hadir untuk melayani, bukan menambah beban masyarakat,” ujarnya.

Selain meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan rumah sakit, HMI juga mendorong pemerintah daerah menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat yang mudah diakses serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara transparan.

Dari hasil pertemuan HMI dengan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Komisi IV DPRD yang membidangi sektor kesehatan.

Komisi IV DPRD Pelalawan juga disebut akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh rumah sakit di Kabupaten Pelalawan untuk membahas berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang menjadi perhatian masyarakat.

HMI Korkom Pelalawan memastikan akan terus mengawal persoalan pelayanan publik di sektor kesehatan hingga masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, manusiawi, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Jika DPRD serius menjalankan fungsi pengawasannya, maka keluhan masyarakat seharusnya tidak terus berulang. Saatnya pengawasan dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar menjadi agenda rutin di ruang rapat,” tutup Meldianto.

banner 970x250