Bupati Herman Targetkan Masjid Islamic Center Inhil Segera Difungsikan

banner 468x60

Inforiau.ID, INHIL – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) terus menggesa penyelesaian sekaligus pemanfaatan kawasan Islamic Center Inhil.

Percepatan dilakukan dengan membentuk Tim Percepatan Pembangunan Islamic Center serta memperkuat sinergi bersama pihak swasta dan masyarakat.

banner 338x250

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dihadiri langsung Bupati Inhil Herman, Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Tantawi Jauhari dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dalam rapat itu, Pemkab Inhil menetapkan sejumlah pembenahan sebagai prioritas awal, terutama pada bagian kubah dan atap masjid yang mengalami kebocoran.

Selain itu, perbaikan juga mencakup tempat wudu, sistem kelistrikan serta fasilitas mekanikal.

Bupati Inhil Herman mengatakan, percepatan dilakukan agar masjid yang berada di kawasan Islamic Center dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan.

“Prioritas awal kita adalah memperbaiki kubah dan atap masjid, kemudian tempat wudu serta fasilitas elektrikal dan mekanikal,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan tersebut, Pemkab Inhil juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan.

Tiga perusahaan, yakni PT Untung Idaman Nusa, Sambu Group dan PT Oscar Group, telah menyatakan komitmennya untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pembangunan Islamic Center.

“Tentunya kita membuka ruang bagi perusahaan maupun masyarakat yang ingin berkontribusi. Kebutuhan pembangunan akan dipetakan secara terperinci agar dukungan yang diberikan dapat tepat sasaran,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan dukungan CSR perusahaan, Pemkab Inhil juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi melalui infak, sedekah dan wakaf.

Untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana, Tim Percepatan telah menyiapkan rekening khusus yang dikelola bendahara.

Seluruh penerimaan maupun penggunaan dana tersebut nantinya dilakukan secara terbuka dan transparan.

Pemkab Inhil menargetkan masjid di kawasan Islamic Center sudah dapat mulai difungsikan dalam waktu satu hingga dua bulan setelah perbaikan kubah selesai.

Pemanfaatan masjid tidak harus menunggu seluruh kawasan Islamic Center rampung 100 persen.

Pelaksanaan salat lima waktu nantinya akan melibatkan masyarakat, anak-anak sekolah, guru hingga pekerja yang berada di sekitar kawasan.

Kegiatan tersebut juga akan didukung dengan semangat gotong royong serta pengamanan secara bersama-sama.

“Masjid diharapkan sudah dapat difungsikan sambil proses penyempurnaan kawasan terus berjalan. Untuk keseluruhan kawasan Islamic Center, kita menargetkan dapat rampung dan beroperasi penuh paling lambat dalam waktu dua tahun,” pungkasnya.

banner 970x250