TP PKK Riau dan Jasa Raharja Bekali Perempuan Korban Kecelakaan dengan Keterampilan

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Perempuan terdampak kecelakaan lalu lintas di Riau mendapat kesempatan untuk bangkit dan meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pelatihan keterampilan menyulam. Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

banner 400x400

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dharma Wanita Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (21/10/2026), dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto.

Dalam sambutannya, Adrias menyampaikan bahwa kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan psikologis bagi korban, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

“Kita memahami dalam laka lantas, dapat memberikan dampak fisik, psikologis serta dapat mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi keluarga, terlebih lagi bagi perempuan yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” ucap Adrias.

Menurutnya, pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah untuk membantu perempuan terdampak kecelakaan membangun kembali kepercayaan diri, meningkatkan produktivitas, serta memperoleh peluang penghasilan.

Selain memiliki nilai ekonomi, keterampilan menyulam juga dinilai penting untuk terus dilestarikan sebagai bagian dari kreativitas dan kerajinan tangan masyarakat.

Adrias mengapresiasi kepedulian Jasa Raharja Riau dalam mendukung pemulihan kondisi sosial ekonomi keluarga korban kecelakaan melalui pemberdayaan perempuan.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya bidang pendidikan dan keterampilan serta pengembangan kehidupan berkoperasi.

“TP PKK Riau sebagai mitra pemerintah berkomitmen terus mendorong perempuan agar berdaya saing, mandiri, kreativitas hingga menjadi produktif. Kegiatan ini sejalan dengan program 10 TP PKK khususnya melalui pelaksanaan program pendidikan dan keterampilan serta mengembangkan pengembangan kehidupan,” terangnya.

Adrias berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri maupun kelompok usaha bersama.

Melalui usaha kreatif tersebut, para peserta diharapkan mampu menghasilkan produk bernilai jual, memperluas pemasaran, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi keluarga.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Riau, Fitri Agustina, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada peserta, mulai dari teknik dasar menjahit, pembuatan pola, pemotongan kain, hingga menghasilkan produk kerajinan tangan.

“Kami berharap, melalui pelatihan dan sosialisasi ini menjadi terampil dalam mengoperasikan mesin jahit, mampu membuat pola dan memotong kain secara mandiri, serta dapat memproduksi pakaian sederhana atau kerajinan tangan bernilai jual agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan perekonomian daerah,” harap Fitri.

Melalui program TJSL tersebut, Jasa Raharja Riau berharap perempuan terdampak kecelakaan lalu lintas memiliki bekal keterampilan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan pembukaan ditandai dengan penyerahan tanda peserta secara simbolis oleh Adrias Hariyanto kepada perwakilan peserta, dilanjutkan penyerahan cenderamata dan foto bersama.

banner 970x250