oleh

Kebakaran di Meranti, 2 Orang Tewas dan 1 Masih Hilang

MERANTI (Inforiau.ID) – Tiga unit rumah ludes terbakar di Jalan Nusa Indah Gang Sempurna Kelurahan Selatpanjang Selatan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Sabtu (23/9/2017) sekira pukul 21.00 WIB.

Menurut keterangan saksi, Supriadi (42), Sabtu sekira pukul 20.40 WIB Saksi pulang menuju rumah nya yg berada di Jl. Nusa Indah Gg Sempurna Kel. Selatpanjang Selatan Kec. Tebing Tinggi Kab. Kep. Meranti.

banner 300x250

Setelah saksi sampai dirumah, saksi membangunkan anak nya yang sedang tidur di depan TV kemudian saksi membangunkan anaknya dan membawa masuk ke kamar.

Pada saat dikamar anak tersebut, saksi melihat api dari rumah Kok Ho yang berada tepat di samping rumah saksi, dan terdengar suara teriakan orang meminta tolong dari rumah tersebut.

Kemudian saksi keluar rumah untuk memadamkan api namun pada saat saksi memadamkan, api semakin membesar pada bagian belakang rumah Ading.

Saksi kemudian meminta bantuan dari masyarakat yang lain untuk melakukan penyiraman rumah tersebut, karena keterbatasan alat dan masyarakat api tidak bisa di kendalikan dan api semakin membesar dan menyambar rumah saksi dan rumah milik Ading yang berada di samping kanan rumah Kok Ho dan mengakibatkan ketiga rumah menjadi terbakar.

Sekira jam 21.30 WIB Mobil Damkar sebanyak 2 unit dibantu petugas gabungan Polri, TNI dan masyarakat, bersama-sama melakukan pemadaman kebakaran. Api dapat di padamkan sekira jam 23.00 WIB.

Dari hasil olah TKP dari rumah milik Kok Ho ditemukan 2 kerangka manusia yg terdiri dari 1 kerangka orang dewasa dan 1 kerangka anak anak yang merupakan korban kebakaran dan juga anggota keluarga Kok Ho.

Berdasarkan hasil identifkasi terhadap kerangka serta dikuatkan keterangan saksi saksi, di duga kerangka tersebut adalah Amek (30) anak perempuan Kok Ho dan Cin Tia (4) anak dari Amek.

Selanjutnya kedua kerangka di evakuasi dan di bawa ke RSUD Selatpanjang untuk dilakukan identifikasi dan VER.

Diduga 1 orang lagi anak dari Amek bernama Aseng yang berusia 1 tahun ikut menjadi korban namun sampai saat ini kerangka korban belum di temukan dikarenakan kondisi TKP, dan besok akan dilanjutkan pencarian.

Penyebab kebakaran diduga sumber api berasal dari dapur rumah Kok Ho, dimana keseharian rumah Kok Ho tidak di aliri listrik hanya menggunakan penerangan lilin dan lampu teplok.

Rumah yang hangus terbakar adalah rumah Ading, rumah Kok Ho dan rumah Supriadi (41).

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materil Di taksir mencapai Rp. 400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah) dan Korban jiwa yang ditemukan ada 2 orang serta 1 orang balita masih dinyatakan hilang. (TW)