oleh

Kemuliaan Malam Nisfu Sya ban Tidak Hanya Baca Yasin Saja, Ini Penjelasannya

MALAM Nisfu Sya’ban menjadi salah satu malam yang dinantikan oleh umat Muslim sebelum datangnya Ramadan. Di malam Nisfu Sya’ban yang akan segara hadir malam nanti selepas ba’da Magrib, umat Muslim biasanya akan berkumpul di masjid atau musala untuk salat Magrib berjamaah, dan membaca Surah Yasiin bersama-sama sebanyak tiga kali.

Menyambut malam yang penuh kekhidmatan nanti, banyak disebarkan pesan-pesan broadcast di media sosial. Pesan tersebut berisi keutamaan malam Nisfu Sya’ban dan amalan-amalan ibadah yang sebaiknya dilakukan.

banner 300x250

 Baca Juga: Mandi dengan Sabun dan Sampo Buruk Bagi Kesehatan, Apa Alasannya?


“Secara umum malam Nisfu Sya’ban memang memiliki keutamaan dan kita diperintahkan untuk menghidupkannya dengan beragam amal ibadah dengan memperbanyak baca al-qur’an,” ucap Ustadz Anshori, saat dihubungi Okezone lewat pesan singkat, Senin (29/4/2018).

 

Terkait dengan pesan broadcast yang disebarkan oleh warganet, dalam pesan dituliskan di malam Nisfu Sya’ban dianjurkan untuk membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali. Namun, Anshori memaparkan, sebenarnya tidak hanya Surah Yasin saja, karena tidak ada dasar hukumnya.

“Tapi, kalau mau membaca Surah Yasin atas dasar bagian dari Qur’an, silakan. Mungkin karena Yasin sudah sangat familiar dengan masyarakat, sehingga dipilihlah Surat Yasin untuk dibaca, tapi memang karena kurang nya pengetahuan di tengah masyarakat sehingga ada kesan seolah-olah Nisfu Sya’ban harus baca Yasin,” imbuhnya.

Selain membaca Al-quran, umat Muslim dianjurkan pula untuk memperbanyak zikir dan istighfar tanpa dibatasi bilangannya, seperti yang disebutkan dalam pesan broadcast di media sosial. Ada juga anjuran salat malam, tapi bukan dikhususkan karena Nissfu Sya’bannya, namun karena perintah untuk memperbanyak amal saleh, dan salat malam bagian dari amal saleh.

 (Baca Juga: Viral Pernikahan Pasangan SMP, Netizen Salah Fokus ke Make Up Manten)

“Selanjutnya ada puasa sunnah. Bahkan, sejak awal bulan Sya’ban kita sudah disunnah kan untuk memperbanyak puasa, dan berinfaq atau sedekah,” pungkasnya.

(rrs)