oleh

Garap Kemah Pemuda, Dahnil Anzar Sempat Diingatkan Haedar Nashir “Hati-Hati Dikerjain”

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku sempat diingatkan oleh Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir soal acara Apel dan Kemah Pemuda Islam Indonesia.

Menurutnya, Haedar sempat khawatir bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sengaja menjebak Dahnil dengan iming-iming dana bantuan.

banner 300x250

“Disampaikan juga oleh Bapak Haedar menyampaikan, hati-hati dan waspada, hanya khawatir kalian dikerjai,” kata Dahnil usai diperiksa polisi sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana tersebut di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Haedar Nashir

(Baca Juga: Dahnil Anzar Bongkar Asal-usul Kegiatan Kemah Pemuda)

Nasihat itu tidak diindahkan karena sudah kadung mengiyakan tawaran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawai. Acara itu harus diselenggarakan dan menunjuk Ahmad Fanani sebagai ketua panitia kegiatan.

“Karena sesuai dengan UU Kepemudaan, yang bisa terlibat dalam kepemudaan yang difasilitasi Kemenpora, itu adalah orang yang berusia 16 sampai dengan 30 tahun,” bebernya.

Dahnil Anzar 

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah yang sedang gelisah dengan kondisi bangsa yang kerap dilanda isu anti-Pancasila dan dan diskriminasi ulama.

(Baca Juga: Dahnil Anzar Kembalikan Dana Kemah Pemuda Rp2 Miliar)

Kegiatan yang menggunakan anggaran Kemenpora itu dilaksanakan dengan kegiatan GP Anshor sebagai simbol persatuan bangsa.

“Pemuda Muhammadiyah diberikan fasilitasi untuk memobilisasi peserta sekitar Rp2 miliar, sedangkan GP Ansor Rp3 miliar plus 500 juta. Jadi total Rp3,5 miliar,” pungkasnya.

(Ari)