oleh

109 Hektar Kebun Sawit Warga Dayun Siak Mulai Direplanting

SIAK – Penanaman perdana kebun kelapa sawit program replanting seluas 109 hektar di Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau dihadiri langsung oleh Bupati Siak, Drs H Syamsuar.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan H. Amin Budiyadi mengatakan program replanting (peremajaan) kelapa sawit tersebut mulai dirintis pada tahun 2017 lalu. Untuk Kecamatan Dayun terdapat 7000 hektar lahan kebun kelapa sawit yang perlu dilakukan peremajaan.

banner 300x250

“Untuk saat ini replanting perdana itu seluas 109 hektar. Kita harapkan kelompok tani lainnya yang memiliki kebun sawit usia 25 tahun lebih lainnya juga bisa direplanting segera,” kata Amin Budiyadi, Kamis (6/12/2018).

Pada kesempatan tersebut Barno selaku ketua kelompok tani Setia Rukun, Kampung Teluk Merbau menyampaikan bahwa Dinas Pertanian dan Perkebunan serta BPTP sejauh ini terus memberikan pembinaan dan motivasi kepada para petani sawit.

“Sebanyak 37 orang anggota kelompok tani di Teluk Merbau kini telah menjalankan inovasi tanaman pajele (padi, jagung, kedele) yang sukses sebagai tanaman pendamping selama menunggu masa panen kelapa sawit,” terang dia.

Barno menambahkan, awalnya beliau bersama petani tidak menyangka jika pajele dapat tumbuh di daerah mereka karena mayoritas ditanami sawit.

Namun dengan pendampingan secara rutin, kini petani mulai dapat merasakan manfaat dari hasil bercocok tanam pajele.

Kedepan harapan masyarakat agar pemerintah memberikan dukungan, terutama untuk pembangunan fasilitas jalan di Kampung mereka yang dinilai belum memadai.

Di Kabupaten Siak ada 4 Kecamatan yang masuk dalam lokasi peremajaan kebun kelapa sawit. Diantaranya, Kecamatan Lubuk Dalam, Koto Gasib, Kerinci Kanan dan Kecamatan Dayun.

Bupati Siak, Syamsuar meminta agar program replanting ini dapat dimanfaatkan dan dijalankan kedepanya mengingat usia tanaman kelapa sawit milik warga sudah berusia rata-rata 25 tahun, artinya produktifitas buah sawit tidak lagi maksimal.

“Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa pemerintah berkomitmen mendorong dan meningkatkan usaha ekonomi masyarakat melalui progam inovasi unggulan desa. Saya berharap kepada pengulu agar dapat menciptakan inovasi atau keunggulan ditempatan agar bermanfaat untuk ekonomi desa,” harap Syamsuar yang juga meninjau hasil tanaman pajele warga.