oleh

Mahasiswi Unilak Sumbang Medali Emas untuk Indonesia di Myanmar

PEKANBARU – Mahasiswi Universitas Lancang Kuning (Unilak), Vanessa Evvato berhasil mengharumkan nama Riau dan Indonesia pada kejuaraan ASEAN University Games (AUG)  internasional di Myanmar.

Vanessa yang merupakan atlet andalan di cabang renang tim nasional Indonesia saat Asean Games 2018 lalu, berhasil menyumbang medali emas kedua dan ketiga di nomor estafet 4×100 meter gaya ganti dan 100 meter gaya dada individu putri, dalam kejuaraan Asean University Games XIV di Myanmar yang diikuti oleh negara negara Asean.

banner 300x250

Saat dihubungi di Myanmar melalui pesan WhatsApp (WA), Vanesa merasa gembira dan terharu atas prestasi yang ia raih dan mampu mengharumkan nama bangsa. 

Tidak hanya itu, ia juga berterimakasih kepada pimpinan Unilak dan Fakultas Ilmu Budaya dan teman-teman yang telah memberikan support dan doa kepadanya. 

“Ini kejuaraan pertama saya di Asean University Games dan langsung menyumbang 3 medali emas, emas pertama di nomor 200 meter gaya dada putri. Dua medali emas  lainya di nomor estapet 4×100 meter gaya ganti putri dan di nomor 100 meter gaya dada putri yang diraih Jumat malam,” ujar Vanessa melalui pesan WA nya, Minggu (16/12/2018).

Sebagai Rektor Unilak Dr.Hj. Hasnati, memberikan dukungan penuh bagi Mahasisw yang berprestasi,  ia juga merasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswinya.

“Selamat untuk Vanesa, Unilak, Riau, dan Indonesia bangga atas medali emas yang diperoleh, Vanessa adalah pahlawan olahraga bagi Indonesia,” ujar Hasnati di Pekanbaru, Senin (17/12/2018).

Ia juga menambahkan bahwa dalam penerimaan mahasiswa baru ini, Unilak juga memberikan beasiswa bagi mereka yang memiliki prestasi di bidang olahraga, akademik dan seni. Semoga prestasi ini data at di tingkatkan dan juga menular kepada mahasiswa lainnya, 

“Di tahun  2018 ini Unilak banyak meraih prestasi ditingkat mahasiswa maupun dosen. Sama halnya tahun 2017 lalu tahun penuh prestasi bagi Unilak. Mudah-mudahan di tahun berikutnya prestasi prestasi mahasiswa dapat ditingkatkan dan juga menular kepada mahasiswa lainnya untuk berprestasi,” tambah Hasnati. 

Sebagai tambahan, ASEAN University Games (AUG) merupakan acara olahraga dua tahunan yang melibatkan atlet dari perguruan tinggi di negara-negara anggota ASEAN, seperti Myanmar, Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura, Philipina, Laos, Vietnam, Thailand dan Timor Leste dibawah naungan komite Olahraga Mahasiswa ASEAN (AUSC). (rls)