oleh

Razia Toko Kosmetik dan Salon, BPOM Inhil Temukan Ribuan Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

TEMBILAHAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Inhil berhasil menyita ribuan kemasan kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya. Tercatat sebanyak 1.328 ribu kemasan kosmetik telah berhasil diamankan dari distribusi kosmetik yang terdiri dari toko kosmetik, swalayan dan salon.

Kepala BPOM Inhil, Ayi Mahfud Sidiq, kepada wartawan, Kamis (20/12/2018) menjelaskan masih terdapat 88 persen sarana distribusi kosmetik yang ada di Inhil dikategorikan tidak memenuhi ketentuan karena menjual produk kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya.

banner 300x250

“Delapan dari sembilan tempat penjualan kosmetik yang kita datangi ternyata menjual kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Aksi ini sendiri, dikatakannya sebagai upaya untuk menurunkan tingkat peredaran kosmetik ilegal dan melindungi kesehatan masyarakat dari resiko penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi syarat.

“Untuk itulah, kami melakukan penertiban pasar dengan memeriksa 9,” lanjutnya.

Dari temuan tersebut, dijelaskannya total nilai kosmetik yang disita sebesar Rp43.045.500,00.

“Kita minta kepada pelaku usaha untuk terus mentaati peraturan yang berlaku. Dan kepada masyarakat agar lebih proaktif dalam memilih kosmetik yang di beli,” pesan Ayi Mahfuh Sidiq.