oleh

Berikan Rasa Aman Nyaman Saat Natal dan Tahun Baru, Polres Kampar Turunkan 167.783 Personel Pengamanan

BANGKINANG – Polres Kampar menggelar apel pasukan Operasi Lilin Muara Takus untuk meningkatkan sinergi Polri dan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Apel Gelar Pasukan ini dipimpin Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, bertindak sebagai Perwira apel Kasat Lantas AKP Fauzi dan komandan apel Ipda Alreflus, Jumat (21/12/2018) di Lapangan Upacara Mapolres Kampar.

banner 300x250

Hadir pada Apel Gelar pasukan ini Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Nurhasani, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf. Aidil Amin SIP, Danyonif 132/ BS yang diwakili Lettu T. Roma DS, Kadis Kesehatan Drs. Nurbit, Perwakilan Kajari Kampar, Perwakilan Ketua PN Bangkinang, Perwakilan Kasatpol PP, Kadishub Kampar, Kalapas Bangkinang dan Jasa Raharja serta Ketua Senkom Kampar.

Untuk peserta upacara terdiri dari pasukan TNI dari Kodim 0313/ KPR dan Yonif 132 BS, Personel Gabungan Polres Kampar, Personel Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Ormas Senkom.

Apel Gelar Pasukan ini ditandai dengan pemasangan pita tanda operasi oleh Kapolres Kampar, kepada perwakilan personel dari masing-masing kesatuan dan satker yang terlibat dalam pengamanan pada operasi lilin Muara Takus 2018 Polres Kampar ini.

Kapolres Kampar dalam penyampaian tertulis dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia, bahwa apel gelar pasukan yang diselenggarakan ini adalah secara serentak ini di Indonesia. Karena ini adalah merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapan personel dan pengecekan sarana prasarana pengamanan, serta untuk memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Situasi menjelang perayaan natal, tahun baru serta libur akhir tahun merupakan momen penting yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan berlibur. Sehingga peningkatan intensitas kegiatan masyarakat ini memunculkan potensi kerawanan, baik masalah lalu lintas maupun tindak kriminalitas sehingga perlu langkah antisipasi,” kata Kapolres Kampar membacakan amanat dari Kapolri.

Sehubungan hal itu, lebih lanjut ia membacakan, perlu dilakukan konsolidasi bersama seluruh pemangku kepentingan sembari mengecek kesiapan pengamanan serta penyamaan persepsi, agar pengamanan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu soliditas dan sinergitas, diantara pemangku kepentingan menjadi kunci utama yang harus senantiasa dipelihara dan ditingkatkan.

Ia juga menjelaskan, operasi lilin 2018 akan digelar selama 10 hari, mulai 23 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 yang melibatkan 167.783 personel pengamanan. Namun untuk 13 Polda prioritas I pelaksanaan operasi dimulai lebih awal 2 hari sehingga pelaksanaanya berlangsung selama 12 hari.

Dari pantauan, selesai acara apel gelar pasukan, Kapolres Kampar terlihat memusnakan barang bukti hasil operasi cipkon dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD), yang telah dilakukan sebelum pelaksanaan Ops Lilin 2018 ini.