oleh

Arus Listrik Lampu Penerangan Jalan di Inhu Diputus, Warga Kecam Sikap PLN Area Rengat

RENGAT – Seluruh ruas jalan utama di Kabupaten Indragiri Hulu Riau gelap gulita, setelah pihak PLN Area Rengat memutuskan aliran listrik pada setiap lampu jalan yang ada di daerah itu.

Hal itu menuai banyak kecaman dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan, mereka mengecam sikap pihak PLN Area Rengat sudah semena-mena dalam hal pemutusan listrik lampu jalan tersebut.

banner 300x250

“Ada apa ini sebenarnya. Jangan ketidakmampuan Pemkab Inhu dalam membayar tunggakan tagihan listrik lampu penerangan jalan, masyarakat yang jadi korban,” ketus salah seorang tokoh masyarakat Inhu, Arifuddin Ahalik kepada GoRiau.com, Kamis (27/12/2018).

Seharusnya, pihak PLN tidak main putus langsung begitu saja lampu penerangan jalan tersebut. Toh masyarakat setiap kali melakukan pembayaran tagihan listrik dan melakukan pembelian token listrik, sudah dikenakan pajak penerangan jalan atau PPJ.

“Setiap kali bayar tagihan listrik pasca bayar atau pembelian token listrik prabayar, masyarakat langsung dikenakan PPJ. Kemana dana pajak tersebut, kok PLN seenaknya saja memutus lampu penerangan jalan itu”, ujar Arifuddin kesal.

Sikap managemen PLN Area Rengat ini, sudah sangat keterlaluan dan sangat tidak adil terhadap masyarakat, tegas Arifuddin yang juga mantan anggota DPRD Inhu periode 2014-2019 itu.

“Maka dari itu, kita harap Manajemen PLN Wilayah Riau dapat mengevaluasi kinerja pejabat PLN Area Rengat ini”, tutup Ketua DPD Partai Perindo Inhu itu.

Pantauan GoRiau.com di beberapa kota kecamatan yang ada di Inhu, saat malam tiba, tak satu pun lampu penerangan jalan kota yang menyala. Bukan hanya di Kota Rengat, pemandangan yang sama juga terjadi di seluruh ruas jalan Kota Air Molek.

Bahkan, di Kelurahan Pematang Reba yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Inhu, juga mengalami hal yang sama, begitu juga dengan Belilas Ibukota Kecamatan Seberida.