oleh

Beredar Kabar, Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Anak 5 Tahun di Siak Miliki Hubungan Saudara

Tersangka MS saat diperiksa pihak kepolisian

SIAK SRI INDRAPURA – Kejadian penculikan dan pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (28/12/2018) membuat geger warga. Pasalnya, korban dengan pelaku ternyata memiliki hubungan saudara.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com dari tetangga tempat tinggal tersangka di Perum Aghna Griya Permai RT003 RW001, Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Siak, Ayub anak berumur 5 tahun yang dibunuh setelah diculik memiliki hubungan sepupu kandung dengan tersangka berinisial MS.

banner 300x250

Dimana dari keterangan salah seorang tetangga tersangka, kalau ibu tersangka dengan ayah korban memiliki hubungan kakak dan adik kandung. Kejadian ini sontak menggegerkan warga yang tinggal di Kecamatan Tualang.

Ayub awalnya diculik saat sedang bermain di teras depan rumah neneknya di Jalan Indah Kasih Gang Rayana, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Jumat (28/12/2018) sore.

Usai diculik, ayah korban Roffi mendapatkan pesan singkat dari nomor 0822 8500 0xxx, isi pesan itu, tersangka meminta tebusan sebesar Rp300 juta. Kemudian ayah korban menghubungi adeknya di Perawang untuk memastikan keberadaan anaknya dan benar Ayub sudah diculik.

Abdul Mukti yang merupakan teman Roffi mendapatkan telpon dari nomor yang sama dengan yang orang yang mengirim pesan singkat tersebut, mengatakan “Kalau anak ini mau selamat segera membayar uang tebusan”.

Tim Opsnal Polres Siak dan Polsek Tualang berhasil mengamankan diduga pelaku penculikan MS di depan Hotel Erine Jalan M Yamin, Kelurahan Perawang. Setelah dilakukan pengecekan terhadap handphone tersangka. Dan benar nomor yang ada di handphone tersebut yang mengirim pesan singkat meminta tebusan Rp300 juta dan yang menghubungi Abdul Mukti.

Kondisi korban saat ditemukan di Jalan Cendrawasih (pipa Caltex) Kampung Perawang Barat, dengan tangan, leher dan kaki terikat dengan menggunakan baju dan celana korban. Posisi korban telungkup dari bagian pinggang ke kepala tertimbun tanah kuning. Kondisi korban membiru dan telanjang.

Korban dibawa menggunakan ambulan untuk diotopsi di RS Bhayangkara dan tersangka MS masih dalam pemeriksaan di Mapolres Siak.