oleh

Berkat Warga Ikhlas, Jalan Sudirman Duri Kini Mulus

BENGKALIS – Atas keikhlasan warganya mengibahkan lahannya, kini Jalan Sudirman Duri, Kecamatan Mandau, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sepanjang sekitar 40 x 4 meter, sudah menjadi mulus beraspal hotmix.

Berkat ketulusan warganya tersebut, Bupati Amril Mukminin bukan saja mengucapkan terima kasih. Tetapi juga agar hal itu dicatat dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

banner 300x250

Pasalnya, kata mantan Kepala Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir ini, kontribusi terbesar dalam penyelesaian jalan Sudirman, sehingga sekarang sudah mulus diaspal hotmix tersebut, tidak bisa dilepaskan dari sumbangsih warganya yang mau menghibahkan lahan tersebut.

“Kalau pemiliknya tak menghibahkannya secara sukarela, dengan iklas, mungkin sampai saat ini juga belum bisa diaspal hotmix. Atas nama pribadi dan Pemkab Bengkalis kami ucapkan terima kasih. Selain kepada pihak lain yang ikut menuntaskannya, kita juga harus memberikan apresiasi kepada pemilik lahan tersebut,” ujarnya, Rabu (26/12/2018).

Bupati Amril yakin, karena lahan di jalan Sudirman itu dihibahkan warganya tanpa paksaan dari pihak manapun, maka setiap orang yang melaluinya, hal itu akan menjadi amal ibadah dan mendapat ganjaran pahala di sisi-Nya untuk yang bersangkutan.

Bupati Amril juga berharap warganya yang lain dapat mengikuti langkah yang dilakukan warganya untuk jalan Sudirman itu bila nantinya ada lahan miliknya yang diperlukan untuk pembangunan yang diperuntukan bagi kepentingan masyarakat banyak.

Dia juga mengajak warganya berpartisipasi aktif dan menjadikan pembangunan sarana dan prasarana untuk kepentingan publik sebagai salah satu sarana untuk ibadah

“Kalau seandainya nanti penyelesaian pembangunan jalan Hang Tuah Duri dibenarkan aturan dilakukan Pemkab Bengkalis, kita juga tentu berharap pemilik lahan di jalan Hang Tuah dapat menteladani apa yang dilakukan warga kita untuk jalan Sudirman tersebut,” harapnya.

Seperti sering dipublikasikan sejumlah media, ada 2 (dua) titik jalan Hang Tuah yang belum dapat diselesaikannya pembangunan. Yaitu, di depan salah door smeer dan ruas jalan sebelum lampu merah Jalan Mawar di lajur sebelah kiri dari arah Simpang Geroga.

Akibatnya, meskipun sudah lebih dari 15 tahun mangkrak, kedua titik di jalan Hang Tuah itu belum dapat dilanjutkan pengaspalannya. Masih merupakan jalan tanah, pasir dan krikil.

Keberhasilan Bupati beserta Camat Riki Rihardi dan semua pihak yang berperan menyelesaikan masalah kelanjutan pembangunan jalan Sudirman yang mangkrak sekitar 16 tahun itu, banyak mendapat apresiasi dari warganya.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada mantan Kepala Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Camat Mandau dan pihak yang turut berkontribusi tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga berharap Bupati Amril dan Camat Mandau khususnya, juga mencarikan solusi terbaik dan secepatnya jalan Hang Tuah Duri yang persoalannya hampir serupa dengan jalan Sudirman, juga dapat diselesaikan.

Ketika diminta komentar atas harapan warganya, Bupati mengatakan, sudah dan akan berupaya maksimal agar kelanjutan pembangunan jalan Hang Tuah agar dapat segera dilanjutkan. Segera bisa beraspal hotmix mulus seperti jalan Sudirman tersebut.

Namun, kata Bupati Amril, status kedua jalan tersebut berbeda. Jalan Sudirman statusnya jalan kabupaten yang memang kewenangan Pemkab Bengkalis. Sedangkan jalan Hang Tuah merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

“Hingga setakat ini belum ada regulasi yang membolehkan Pemkab Bengkalis membangun jalan Hang Tuah. Kalau ada aturan yang membolehkan, kita tentu sudah lakukan langkah serupa seperti di jalan Sudirman di depan SPBU Duri itu,” paparnya.

Selain meminta Pemerintah Pusat dan Provinsi agar segera menyelesaikan persoalan penyelesaian pembangunan jalan Hang Tuah yang juga sudah belasan tahun tak tuntas tersebut, Bupati Amril juga mengatakan tengah mempersiapkan alternatif lain. Yaitu dengan menggesa penyelesaian pembangunan jalan Lingkar Duri Barat.

Katanya, setelah jalan lingkar itu nantinya selesai, akan diupayakan secepatnya dilakukan tukar guling aset (ruislag) dengan Pemerintah Pusat. Yakni, jalan Lingkar Duri Barat menjadi jalan nasional atau provinsi, sedangkan jalan Hang Tuah menjadi jalan kabupaten, sehingga kelak tak lagi ada kendala bagi Pemkab Bengkalis untuk membangun atau merawatnya.

“Kami mohon masyarakat untuk bersabar. Seperti kerab kami sampaikan, kami tidak akan pernah cuai untuk menuntaskan persoalan jalan Hang Tuah Duri ini. Itu sudah komitmen kami,” katanya.