oleh

Lakukan Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Inhil Proses Seorang ASN dan Kades

M Dong

TEMBILAHAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Inhil telah menangani dua kasus terkait pelanggaran kampanye untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dua kasus tersebut ditemukan oleh Bawaslu dengan rentang waktu dari September hingga Desember 2018.

Seperti yang dijelaskan Ketua Bawaslu Inhil, M Dong kepada GoRiau.com, Rabu (2/1/2019). Dua kasus yang mereka tangani tersebut adalah pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dugaan pelanggaran kampanye oleh salah seorang Kepala Desa (Kades).

banner 300x250

Meski tidak menyebutkan secara spesifik pelaku pelanggaran kampanye tersebut, namun ia menjelaskan, untuk temuan pelanggaran netralitas ASN oleh salah seorang ASN di Pemkab Inhil, dikatakannya telah diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Untuk ASN Pemkab Inhil yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas, telah kita serahkan kepada KASN Pusat, kita meminta KASN memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” jelas M Dong.

Sementara untuk temuan dugaan pelanggaran kampanye oleh salah seorang Kades di Kecamatan Pelangiran, dijelaskannya masih dalam proses penangan oleh Bawaslu Inhil.

“Untuk yang pelanggaran kampanye oleh salah seorang Kades masih dalam penanganan kita,” lanjutnya.

Selain dua kasus tersebut, dikatakannya pelanggaran lainnya yang ditemukan oleh pihaknya di lapangan adalag pelanggaran biasa seperti calon anggota legislatif (caleg) yang memasang Alat Peraga Kampanye (APK) atau bahan kampanye ditempat yang dilarang.